


MANCHESTER, MINGGU - Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson mengatakan, kemenangan timnya 3-0 atas Liverpool merupakan bukti bahwa Manchester United (MU) yang didominasi pemain muda, kini semakin dewasa. Kedewasaan itu pula yang menjadi kunci sukses timnya.
Musim ini, MU memang tampak melakukan regenerasi. Alex Ferguson mendatangkan pemain muda, di antaranya Anderson dan Nani. Keduanya masih terhitung hijau untuk ukuran kompetisi seketat Premier League.
Selain itu, MU juga memiliki pemain muda lain, yakni Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo. Para pemain muda itu menjadi andalan MU kala meladeni permainan Liverpool. Terbukti, mereka bermain layaknya pemain dewasa yang mampu mengontrol emosi, sekaligus menerapkan strategi sebaik mungkin.
"Itu benar-benar permainan MU yang bagus dan memuaskan. Penampilan yang menunjukkan kedewasaan," jelas Alex Ferguson setelah pertandingan lawan Liverpool, kepada Sky Sports.
"Kami telah menyaksikan tim ini mengalami proses pendewasaan yang begitu cepat dalam enam bulan terakhir ini. Dan, saat melawan Liverpool, kedewasaan kami sedang mencapai puncaknya," tambah Ferguson.
Mengenai dikeluarkannya gelandang Liverpool, Javier Mascherano, menurut Ferguson sudah semestinya. Sebab, pemain asal Argentina itu terus melakukan protes dan tekanan kepada wasit Steve Bennet. Padahal, sejak awal semua klub Inggris sudah bersepakat untuk tidak lagi menyalahkan wasit.
"Mascherano sebelumnya sudah terkena kartu kuning. Tapi, dia kemudian masih saja melakukan protes kepada wasit. Saya kira, tindakan Mascherano memang pantas diganjar kartu," katanya.
Banyak pengamat mengatakan, kemenangan atas Liverpool itu menjadi kunci penting sukses MU dalam upaya mempertahankan gelar. Sebab, Liverpool merupakan adangan yang berbahaya. Namun, katanya, perjuangan MU untuk juara masih panjang.
"Saya kira, pertarungan dan persaingan akan tetap berlangsung sampai akhir kompetisi. Chelsea dan Arsenal bermain bagus dan akan terus memberi tekanan. Tapi, kami bahagia bisa mengalahkan tim sekuat Liverpool dengan permainan yang baik," jelas Ferguson.
Sementara itu, pelatih Liverpool Rafael benitez menyesalkan keputusan wasit Steve Bennett yang memberi kartu merah kepada Javier Mascherano. Sebab, dia hanya mau menanyakan apa yang terjadi karena Bennett memberi kartu kuning kepada Fernando Torres.
"Bahkan, Mascherano belum mengatakan apa-apa, tapi sudah mendapat kartu kuning kedua. Ryan Babel ada di dekat insiden itu dan menjadi saksi bahwa Mascherano tak mengeluarkan ucapan apa pun. Ini keputusan yang aneh," sesal Benitez.
"Dalam pertandingan besar seperti ini, kehilangan satu pemain akan sangat berat," tambahnya. (RTR/HPR)
Dibaca : 1225 | Dikomentar : 9
HPR