Terkini
    No Latest
Mancini: Moratti dan Fans Ubah Pendirian Saya
Roberto Mancini mengaku sempat frustrasi, sehingga merencanakan mundur.
Kamis, 13/3/2008 | 07:14 WIB

ROBERTO Mancini akhirnya mengubah pendiriannya dan membatalkan rencana mengundurkan diri sebagi pelatih Inter Milan. Perubahan itu dia lakukan setelah dia melakukan pertemuan dengan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, Rabu (12/3) tengah malam atau Kamis (13/3) WIB.

Menurutnya, dia memang sempat frustrasi dan akhirnya mengambil keputusan yang terburu-buru. Pernyataannya yang ingin mundur pada akhir kompetisi 2007-08, seusai timnya kalah dari Liverpool di Liga Champions, membuat situasi di Inter menjadi panas. Bahkan, pernyataan itu dianggap terlalu terburu-buru dan bisa memengaruhi performa tim.

Apa yang melatari pernyataan Mancini untuk mundur? Apa pula yang membuat dia berubah pikiran? Berikut wawancara dengan Mancini, seusai dia bertemu Moratti.

Bagaimana pertemuan mendadak Anda dengan Massimo Moratti, dan ada apa tiba-tiba Anda membatalkan mundur?

"Tak ada yang memahami Inter Milan melebih Massimo Moratti. Dia tahu lebih tentang segalanya, fans Inter Milan, juga skuad. Apa yang terasa seperti kehilangan salah satu tujuan, kemudian kami peduli terhadap persoalan besar yang lebih utama."

Sebenarnya, apa yang membuat Anda tiba-tiba menyatakan akan mengundurkan diri begitu musim ini selesai?

"Saya harap setiap orang yang mengerti sepak bola bisa memahami betapa reaksi seseorang ketika menghadapi situasi frustrasi dan kepedihan pada saat yang benar-benar menekan."

Jadi, pernyataan Anda untuk mundur karena situasional dan emosional karena merasa tertekan?

"Seorang pelatih selalu menjadi titik foukus dari kelompok, meski kelompok adalah pihak yang merasakan emosi lebih dalam. Setelah pertandingan (lawan Liverpool, red) saya bicara dengan hati dan cinta Roberto Mancini, sebagai seorang pelatih."

Adakah faktor Moratti membuat Anda batal mundur?

"Saya harus berterima kasih kepada Massimo Moratti. Dia memberi saya kekuatan. Dia uga membuat saya memahami kapan dan dari mana saya datang. Dia dan fans Inter Milan menjadi alasan kuat untuk mengubah pendirian saya."

Setelah masalah ini terselesaikan, apa yang akan Anda lakukan?

"Pertama-tama, saya meminta maaf atas kesalahpahaman yang muncul setelah pernyataan saya.  Tim sudah tahu apa yang akan dilakukan. Kami siap untuk berjuang sampai menit terakhir demi meraih scudetto ketiga kalinya secera berturut-turut dengan intensitas tinggi. Kami juga siap merebut gelar Liga Champions musim depan."

Bagaimana tanggapan Anda tentang suporter Inter Milan?

"Saya harus berterima kasih kepada mereka yang sangat luar biasa, karena selalu memberikan dukungan yang maksimal. Bakan, mereka tetap memberi tepuk tangan sampai kami meninggalkan lapangan, meski mengalami kekalahan." (CH4/HPR)

Dibaca : 1017 | Dikomentar : 0

HPR

A A A
komentar anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code