Terkini
    No Latest
Berubah Pikiran, Mancini Batal Mundur
Roberto Mancini dan asistennya Sinisa Mihajlovic saat berbincang akrab dengan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti.

Kamis, 13/3/2008 | 04:41 WIB

MILAN, KAMIS - Simpang-siur dan kontroversi tentang pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, akhirnya menemui sedikit kepastian. Mancio - demikian dia sering dipanggil - akhirnya batal meninggalkan Inter Milan dan berkomitmen tetap melatih klub tersebut.

Kepastian itu disampaikan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, setelah mengadakan pembicaraan dengan sang pelatih. Menurutnya, setelah berbicara dengannya, Mancini akhirnya mengubah pendiriannya.

Mancini menyatakan akan mengundurkan diri sebagai pelatih Inter Milan setelah musim 207-08 selesai. Pernyataan itu dia ucapkan setelah timnya dikalahkan Liverpool 0-1 pada pertandingan kedua 16 besar Liga Champions di Giuseppe Meazza, Selasa (11/3). Pernyataan itu menimbulkan banyak simpang-siur dan kontroversi.

Hanya beberapa saat sebelumnya, Moratti menyatakan kekagetannya atas keputusan Mancini tersebut. Maka, dia berjanji akan segera mengadakan pertemuan dengannya. Ternyata tak butuh waktu lama. Dia bertemu dengan sang pelatih dan segera mengumumkan hasilnya kepada La Gazzetta dello Sport.

"Saya baru saja bertemu dengan Mancini. Mancini telah berubah pikiran. Dia menegaskan akan tetap menjadi pelatih Inter Milan, termasuk untuk musim depan. Dia juga siap menyelesaikan kontraknya dan bertekad membawa Inter menjuarai Liga Champions musim depan," kata Moratti.

"Pernyataan Mancini memang sempat membuat saya terkejut, karena muncul secara tiba-tiba. Tapi, sekarang semuanya sudah jelas," tambahnya.

Mancini masih terikat kontrak dengan Inter sampai empat tahun lagi. Artinya, jika dia menyelesaikan kontraknya, maka akan masih lama berada di klub berjuluk I Nerazzurri itu. Moratti pun berharap, Mancini bisa menyelesaikan kontraknya.

Pernaytaan Moratti itu mengakhiri spekluasi yang berkembang selama ini. Sebelumnya dikabarkan, Mancini memang merasa akan disingkirkan, karena Inter akan mengontrak Walter Zenga atau Jose Mourinho. Maka, sebelum dipecat, dia mengambil keputusan mengundurkan diri terlebih dulu.

Pernyataan terakhir Moratti itu berarti jaminan kepada Mancini. Namun, bisa jadi ini hanya politik sementara Moratti. Sebab, dia sebelumnya menilai pernyataan Mancini diucapkan terlalu cepat. Sehingga, ucapannya bisa mengganggu performa tim.

Bisa jadi, pernyataan Moratti hanya untuk membuat tim tenang, setidaknya sampai musim kompetisi 2007-08 selesai. Setelah itu, keadaan bisa berubah total. Sebab, Moratti dikabarkan sudah tak sabar terhadap Mancini yang tak kunjung menghadirkan gelar Liga Cahmpions. Sebab itu, isu kehadiran Jose Mourinho sangat kuat, karena dia pernah membawa FC Porto juara Liga Champions. (AP/HPR)

Dibaca : 1428 | Dikomentar : 0

HPR

A A A
komentar anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code