Terkini
    No Latest
Mancini: Kami Disingkirkan Kartu Merah
Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini.
Artikel Terkait:

Rabu, 12/3/2008 | 05:38 WIB

MILAN, RABU - Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, menyesalkan kekalahan Inter Milan dari Liverool di babak 26 besar Liga Champions. Menurutnya, Inter tersingkir lebih karena kartu merah daripada permainan lawan.

Pada pertemuan pertama di Stadion nfield, Inter bermain 20 orang setelah Marco Materazzi terkena kartu merah. Inter akhirnya kalah 0-2 di partai pertama itu. Sedangkan di pertemuan kedua di Stadion Giuseppe Meazza, Inter juga kembali bermain 20 orang setelah Nicolas burdisso diganjar kartu merah. Inter akhirnya kalah 0-1 dan tersingkir.

"Sangat jelas, kami menunjukkan permainan yang sebenarnya bisa melahirkan hasil yang positif. tapi, sekali lagi, kami harus bermain 10 orang. Itu akhirnya mengubah segallanya," sesal pelatih Inter Milan, Roberto Mancini.

"Saya berterima kasih kepada parapemain. Mereka berusaha sangat keras untuk mencetak gol. Tapi, dalam dua pertemuan, yang membedakan adalah adanya kartu mera yang harus kami terima," tegas Mancini.

Burdiso pada pertandingan itu dikeluarkan wasit karena sudah menerima dua kartu kuning. kartu pertama dia terima pada menit ke-28, setelah melakukan pelanggaran keras kepada Dirk Kuyt. Sedangkan kartu kedua dia peroleh karena dianggp melanggar Lucas pada menit ke-50. Padahal, meski terkesan pelanggaran, tapi sepertinya Burdisso tak bersentuhan dengan Lucas sama sekal.

"Mungkin wasit melihat pertandingan dari sudut berbeda. Seharusnya ada tiga atau empat pelanggaran Liverpool yang pantas diberi kartu, karena dilakukan dari belakang. Tapi wasit membiarkannya. Padahal, saat di Anfield hal sama langsung diganjar kartu. Maka, kami melihat inkonsistensi wasit," kecam Mancini.

"Faktanya, kami sekali lagi harus bermain 1- orang. Meski begitu, kami akui Burdisso agak ceroboh. Sudah mendapat kartu kuning, mestinya dia harus lebih hati-hati," tambahnya.

Meski begitu, bukan berarti dia menyetujui kartu merah yang diberikan kepada Burdisso. Sebab, menurut Mancini, kartu itu tak seharusnya dikeluarkan. Burdisso hanya mencoba mengambil bola dan Lucas memanfaatkan aksinya dengan gerakan berbau diving.

"Liverpool kesulitan membuat peluang sebelumnya. Tapi, mereka akhirnya mampu mencetak gol pula. Sebuah gol pasti ada asal-usulnya. Dan, gol Liverpool terjadi setelah kami hanya bermain 10 orang," tegasnya lagi.

Setelah gol Fernando Torres, Inter tampak langsung putus asa. Sebab, gol itu sama saja mengakhiri perjuangan Inter. Butuh 4 gol untuk menyingkirkan Liverpool. Sebab itu, Luis Figo yang baru sembuh dari cedera menolak diturunkan, karena merasa tak akan banyak membuat perbedaan.

"Figo baru saja cedera dalam waktu cukup lama. Maka, bisa dimengerti jika dia tak jadi tampil demi tetap menjaga kondisinya," jelas Mancini.

Menurut Mancini, Liverpool memiliki pertahanan yang sangat kuat. Meski begitu, timnya masih bisa membuat beberapa peluang. Terutama yang dimiliki Zlatan Ibrahimovic. Sayang, Ibrahimovic belum tampil 100 persen, karena baru tampil lagi Sabtu lalu setelah cedera.

"Ada dua leg yang harus kami jallani. Artinya, kami bermain dalam 180 menit untuk menentukan tiket ke perempat final. Dalam waktu itu, kami hanya bermain dengan 10 orang. Tentu saja akan berat melawan tim yang memiliki jumlah pemain lebih banyak," kata Mancini lagi. (CH4/HPR)

Dibaca : 2093 | Dikomentar : 0

HPR

Share on Facebook
A A A
komentar anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code