


JAKARTA, SELASA - Carlo Ancelotti pasrah. Dia tak terlalu terkejut dengan hasil yang diraih AC Milan ketika kalah 0-2 dari Arsenal di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Selasa (4/3) malam atau Rabu (5/3) dinihari WIB.
Menurutnya, Milan tak bisa berbuat banyak karena mereka sudah berusaha tampil maksimal agar bisa bertahan di kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut. Tetapi, Arsenal lebih bagus sehingga berhak menang dan lolos ke perempatfinal.
Selama ini, Ancelotti terkenal sebagai pelatih yang memiliki tradisi bagus di pentas Liga Champions. Pelatih asal Italia tersebut berhasil membawa Rossoneri lima kali secara berturut-turut menembus babak delapan besar.
Tapi Rabu dinihari, sihir Ancelotti hilang oleh keperkasaan Arsenal yang tampil nyaris sempurna. Bukan cuma kalah tragis lewat gol Cesc Fabregas dan Emmanuel Adebayor di enam menit terakhir, tapi rekor tak terkalahkan Milan di San Siro saat melawan tim-tim Inggris juga tercoreng.
Meskipun demikian, Ancelotti merasa tak ada hal yang perlu disesalkan. Tampil dengan kekuatan seadanya dan grafik permainannya memang sedang menurun, Ancelotti menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada.
Namun sang allenatore mengingatkan kepada pasukannya agar segera bangkit. Menurutnya, Milan harus segera mengalihkan fokusnya ke pentas Serie A sehingga mereka bisa kembali tampil di Liga Champions pada musim depan.
"Tak perlu ada penyesalan karena memang kami tak bisa berbuat banyak. Kami telah berusaha sekuat tenaga, namun Arsenal tampil lebih baik. Ini sepakbola. Sekarang, kami harus memiliki obyek baru, yakni tampil habis-habisan di Serie A sehingga bisa masuk peringkat empat," tegas Ancelotti, Selasa (4/3), usai pertandingan.
Mantan pemain Milan ini juga tak lupa memuji penampilan The Gunners. "Selama 180 menit mereka menunjukkan permainan hebat. Kami berada dalam kondisi sebaliknya karena tak berada dalam puncak penampilan," simpul Ancelotti. (GOAL/LOU)
Dibaca : 2404 | Dikomentar : 0