Terkini
    No Latest
Xavi Sang Penyelamat
Xavi Hernandez.
Artikel Terkait:

Minggu, 10/2/2008 | 06:59 WIB

LAMA tak pernah dibicarakan, dalam dua pekan terakhir ini Xavi Hernandez tiba-tiba menjadi bintang. Pemain yang sebelumnya mendekam karena cedera, kini menemukan kembali kehebatannya.

Memang, dia bukan pemain eksplosif seperti Ronaldinho. Atau pemain dinamis dan lincah seperti Lionel Messi. Dia juga bukan tipe pemain glamor yang isunya menyesaki media.

Xavi tetaplah pria sederhana yang kalem. Tapi, jangan pernah menyepelekan pemain kelahiran Terrassa ini. Dia punya visi yang luas, juga naluri bermain yang sangat kuat.

Pernah suatu kali media massa Spanyol, terutama yang berafiliasi ke Madrid, meremehkannya. Mereka mengatakan, Xavi hanya pemain biasa saja yang tak punya keistimewaan.

Penilaian itu langsung disemprot pelatih nasional Spanyol, Luis Aragones. "Jika orang mengatakan memakai Xavi adalah berjudi, maka tidak memainkannya justru merupakan judi yang gila," katanya.

pendapat serupa juga diamini pelatih Barcelona, Frank Rijkaard. Dia selalu menganggap Xavi sebagai pemain penting. Selama bisa memainkannya, dia akan menurunkannya. Bahkan, Rijkaard memberinya jabatan kapten ketiga.

Sebuah keputusan yang benar. Pada pekan ke-22, barcelona tampak kesulitan ketika melawan Osasuna. Berbagai upaya dilakukan, tapi tak jua mampu mencetak gol.

Lalu, tiba-tiba pemain yang tak terlalu menonjol dalam sorotan lawan, Xavi Hernandez, memecah kebuntuan. Dia menyahut bola rebound dengan tendangan first time yang keras dan akurat. Gol, dan Barcelona pun akhirnya menang 1-0, sekaligus mempertahankan peluang mengejar Real Madrid.

Pekan ke-3 ini, Minggu (10/2), dia kembali menjadi penyelamat El Barca. Bertandang ke kandang Sevilla, Barcelona sudah ketinggalan di menit ke-34. Kekalahan pun seolah sudah di depan mata. Jika itu terjadi, berarti petaka. Sebab, posisi mereka bisa semakin ditinggalkan Madrid.

Sekali lagi, Xavi membuat keadaan berubah. Menyambut umpan Lionel Messi, dia membobol gawang Sevilla. Barcelona pun lolos dari kekalahan. Meski seri 1-1, masih lumayan karena mendapat tambahan satu poin.

Rasanya, Barcelona tak perlu lagi resah karena Deco cedera. Sebab, Xavi sudah kembali menjadi dirinya seperti masa jayanya. (HPR)

Dibaca : 620 | Dikomentar : 0

Share on Facebook
A A A
komentar anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code