
JAKARTA, JUMAT – Sekretaris Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Noegraha Besoes menegaskan, PSSI dan klub tidak bertanggung jawab atas kasus kerusuhan yang menyebabkan kematian salah satu suporter Persija Jakarta, Rabu (6/2). Menurutnya, tewasnya Mohamad Fathul Mulyadi tersebut terjadi di luar kompleks Gelora Bung Karno yang sudah di luar wewenang PSSI.
“Betul ada benang merah antara klub dengan fans klubnya. Artinya, satu sama lain tentu saling mendukung, tapi dalam hal ini tidak selalu klub ini harus menjadi korban dari fans. Kejadian kemarin (tewasnya suporter Persija, Red), apakah ini berdampak/berimbas kepada klub, saya kira menurut pendapat saya tidak karena klubnya sudah selesai bermain dan tidak ada urusan,” kata Nugraha.
Nugraha menyebutkan, pihaknya melalui Komisi Disiplin PSSI masih menyelidiki bahan-bahan terkait kejadian tersebut, terutama pada kejadian yang terjadi di luar stadion.
“Pascasemifinal, PSSI akan melakukan kajian terlebih dahulu pada saat peristiwa tanggal 6 (Februari) yang lalu, apakah ada yang bersinggungan dengan kode disiplin PSSI,” ungkap Noegraha.
Sementara itu, Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan mengatakan, pihaknya sudah cukup mengumpulkan hal-hal yang terjadi di dalam stadion dan sekitar stadion. Komdis masih perlu menambah catatan-catatan yang terjadi di luar kompleks Gelora Bung Karno. (LHW)
Dibaca : 1667 | Dikomentar : 21
LHW