Terkini
    No Latest
Kematian Suporter Persija, Bukan Tanggung Jawab PSSI
Sekum PSSI Noegraha Besoes
Jumat, 8/2/2008 | 17:01 WIB

JAKARTA, JUMAT – Sekretaris Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Noegraha Besoes menegaskan, PSSI dan klub tidak bertanggung jawab atas kasus kerusuhan yang menyebabkan kematian salah satu suporter Persija Jakarta, Rabu (6/2). Menurutnya, tewasnya Mohamad Fathul Mulyadi tersebut terjadi di luar kompleks Gelora Bung Karno yang sudah di luar wewenang PSSI.

“Betul ada benang merah antara klub dengan fans klubnya. Artinya, satu sama lain tentu saling mendukung, tapi dalam hal ini tidak selalu klub ini harus menjadi korban dari fans. Kejadian kemarin (tewasnya suporter Persija, Red), apakah ini berdampak/berimbas kepada klub, saya kira menurut pendapat saya tidak karena klubnya sudah selesai bermain dan tidak ada urusan,” kata Nugraha.

Nugraha menyebutkan, pihaknya melalui Komisi Disiplin PSSI masih menyelidiki bahan-bahan terkait kejadian tersebut, terutama pada kejadian yang terjadi di luar stadion.

“Pascasemifinal, PSSI akan melakukan kajian terlebih dahulu pada saat peristiwa tanggal 6 (Februari) yang lalu, apakah ada yang bersinggungan dengan kode disiplin PSSI,” ungkap Noegraha.

Sementara itu, Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan mengatakan, pihaknya sudah cukup mengumpulkan hal-hal yang terjadi di dalam stadion dan sekitar stadion. Komdis masih perlu menambah catatan-catatan yang terjadi di luar kompleks Gelora Bung Karno. (LHW)

Dibaca : 1667 | Dikomentar : 21

LHW

Share on Facebook
A A A
komentar anda
sriwijayakoe @ Minggu, 10 Februari 2008 | 15:23 WIB
dikaji..dikaji...dan dikaji...itu itu mulu yang dilakuin PSSI,tpi tetap aja gak ada perubahan tiap musimnya.orang2 PSSI emang gak becus,gw heran kok nugraha besoes masih aja jadi sekjen,emang gak ada yang lain apa?
Eko @ Minggu, 10 Februari 2008 | 06:59 WIB
Kalo udah menyangkut club besar seperti Persija, pasti pengurus pusat PSSI malah melindungi, tidak berani memberi sangsi, TAKUT ya??????Coba kalo club di daerah pasti deh langsung diberi sangsi. Dasar pejabat yang takut kehilangan kursinya...
atan satria @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 13:33 WIB
Kecewa bgt ma nugara tak besoes. Seharusnya PSSI menyatakan penyesalannya dan belasungkawa pada keluarga korban. Nugraha tak becus, perpanjangan kaki tangan nurdin. Ketuanya KORUPTOR uang masyarakat. Manajemen amburadul kebijakan tidak baku. Inilah hasil buah organisasi yang amburadul ga ada malunya. Pemerintah hrs merombak total PSSI kalau tdak semakin ga jelas arah masa depan sepakbola kita. Horas PSMS Medan..
atan satria @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 13:24 WIB
Kecewa banget ma pernyataan nugara tak besoes. Seharusnya PSSI menyatakan penyesalannya dan minta maaf belasungkawa. Noegraha besoes memang tidak becus, malu dunk PSSI. Kecewa banget dengan manajemen dan kepengurusan PSSI sekarang ini. Masalah dalam PSSI aja gak keruan hancur. Ketua Nurdin Halid Koruptor uang masyarakat masuk bui narapidana masih di pertahankan, manajemen amburadul tidak baku semua terkesan coba2 saja. Nugraha tiak becus.. kaki tangan nurdin halid. Pemerinta hrs turun tangan.
candra @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 11:45 WIB
kalau kejadian tewasnya fathul bukan tanggung jawab pssi, dan sudah bukan di area pssi, lalu kenapa yang kena imbas final liga djarum?harusnya kalau tidak berdampak thd klub, tdk berdampak ke final liga djarum juga dong?wah, ada yang tidak BECOES nih...
21 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code