Terkini
    No Latest
Polisi Larang Partai Final Liga Indonesia di Senayan
Suporter Persija The Jakmania
Jumat, 8/2/2008 | 14:45 WIB

JAKARTA, JUMAT-Polda Metro Jaya akhirnya melarang pertandingan final Liga Djarum Indonesia antara PSMS Medan melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, yang sudah dijadwalkan berlangsung Sabtu (9/2)

Larangan ini buntut kematian seorang suporter Persija Jakarta saat pertandingan semifinal hari Rabu (6/2) lalu. "Pertandingan bukan dibubarkan, tapi tidak boleh diadakan di Jakarta karena melihat perkembangan yang terjadi dan dilihat dari berbagai aspek, banyaknya suporter yang brutal yang membawa senjata tajam," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) I Ketut Yoga Ana di Jakarta, Jumat (8/2).

Dia menjelaskan, kebrutalan suporter sudah melewati batas toleransi, apalagi saat pertandingan semifinal kemarin banyak yang membawa senjata tajam. "Kalau seperti ini kita berat memberikan izin untuk pertandingan besok," tambahnya.

Mengenai kapan dan dimana pertandingan final akan dipindahkan, Yoga Ana mengemukakan, itu adalah urusan PSSI. Demikian halnya dengan tiket pertandingan yang sudah terlanjur dibeli, semuanya urusan PSSI. "Itu urusan PSSI," ungkapnya.(M4-07)

Dibaca : 3083 | Dikomentar : 52

Share on Facebook
A A A
komentar anda
DJOKO W S PERMONO @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 12:15 WIB
bukan suporternya aja yang perlu dibenahi, aparat kepolisian juga harus peduli. misalnya : saat memasuki area stadion harus diperiksa dulu, dilarang membawa senjata tajam dll yang bisa membahayakan. saat konvoi dijalan mereka juga menebarkan potongan2 kertas akibatnya jalanan banyak sampah. sopir2 pembawa suporter juga harus peduli terhadap ketentuan lalu lintas, jangan mikirin kantong aja. pengurusnya juga harus orang baik2. kalau begitu baru OK!
madewa @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 09:35 WIB
Ini menunjukkan ketidaksanggupan polisi sebagai aparat penjaga keamanan(terutama Polda Metrojaya) menangani masalah seperti ini. Masalah seperti ini saja tidak sanggup gimana mau menangani masalah yg lebih besar seperti gerakan separatis dll...
Yuli @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 09:22 WIB
Dengan adanya kejadian yang seharusnya tidakkita inginkan, saya sangat setuju pertandingandipindahkan ke Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring di Palembang yang mudah-mudahan aman karena disini uong kito galo
lina @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 07:45 WIB
kapan sepak bola indonesia akan maju kalau suporternya saja gak suportif. kalau emang kalah ya kalah aja gak usah marah-marah....
jriji barzah @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 07:41 WIB
Bagus ! Ketua Umum dibui di Cipinang, pertandingan dilarang di Jakarta. Dipindah ke Bandung. Sekaligus saja Ketua Umumnya juga dipindahkan ke Nusakambangan. Lebih seru. Sepak bola apaan tuh
53 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code