Terkini
    No Latest
Korban Tewas Jakmania Dibawa Pulang
Artikel Terkait:
Kamis, 7/2/2008 | 10:36 WIB

JAKARTA, KAMIS - Jenazah Mohamad Faihul, suporter Persija yang tewas di Gelora Bung Karno, Kamis (7/2) pagi sudah diambil keluarganya. Petugas kamar jenazah RSCM Daswar menyebutkan, jenazah diambil oleh paman korban, Muchtar, pukul 06.20 untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di Gang Pasir RT.09/RW.01, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Menurut Daswar, korban dibawa ke RSCM pukul 21.08, Rabu (6/2). Korban sebelumnya sempat dilarikan ke RS TNI AD Mintoharjo di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, kira-kira pukul 19.30. Namun, menurut keterangan petugas piket di RS Mintoharjo, korban sudah tidak bernyawa dan langsung dikirim ke RSCM.

Faihul merupakan satu-satunya korban tewas akibat kerusuhan . Kejadian itu berlangsung Rabu (6/2) malam usai laga semifinal Liga Djarum Indonesia (Ligina) XIII/2007 antara Persipura dan PSMS Medan di Gelora Bung Karno.(LHW)

Dibaca : 1843 | Dikomentar : 42

Laksono Hari Wiwoho

Share on Facebook
A A A
komentar anda
Nu Aink the@ @ Jumat, 8 Februari 2008 | 23:50 WIB
Makanya kalau nonton bola cukup dengan mata saja tidak dengan mulut. toh akhirnya tim kesayangannya kalah jadi ribut kan... coz
Firman @ Jumat, 8 Februari 2008 | 22:32 WIB
Seharusnya PSSI membuat aturan agar yang melakukan anarkis agar dilarang menonoton sepakbola distadion seluruh Indonesia seumur hidup dan juga buat daftar black-list supporter yang harus dicekal.
budi @ Jumat, 8 Februari 2008 | 14:18 WIB
atas nama the jak mania mania pondok gede,kami turut bela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggallnya fathul.unyuk aparat kepolisian agar kasus ini dapat diusut denagan tuntas dan untuk pssi agar dapat menjadi pelajaran.salam PLUR
Muslim @ Jumat, 8 Februari 2008 | 14:06 WIB
makanya! bela tim kesayangan sih boleh-boleh ajah. tapi jaga nyawa kan lebih berharga ketimbang apapun. ya hanya dengan berpasrah semuanya menjadi lebih ringan.
Muslim @ Jumat, 8 Februari 2008 | 14:06 WIB
makanya! bela tim kesayangan sih boleh-boleh ajah. tapi jaga nyawa kan lebih berharga ketimbang apapun. ya hanya dengan berpasrah semuanya menjadi lebih ringan.
42 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code