
JAKARTA, SENIN - Cesare Prandelli untuk kedua kalinya meraih Panchina d'Oro (Golden Bench) alias manajer terbaik Italia. Dia mengungguli pelatih Genoa, Gian Piero Gasperini.
Prandelli pantas mendapatkan penghargaan itu. Meskipun timnya baru saja kalah 0-1 dari AC Milan pada Minggu (3/2) malam, tapi musim lalu dia membawa La Viola meraih prestasi gemilang.
Mengawali kompetisi Serie-A dengan poin -15 (minus 15) akibat hukuman terlibat kasus calciopoli, Prandelli sukses membawa Fiorentina menempati posisi enam.
"Saya sangat gembira. Ini adalah penghargaan bagi kerja keras tim," ungkap pelatih berusia 50 tahun tersebut kepada televisi Sky, Senin (4/2).
"Seorang pelatih bisa melakukan tugasnya dengan baik bersama dengan para pemain yang hebat, bukan karena talenta yang luar biasa tapi karena orang-orang hebat yang tak membiarkan kamu jatuh," tambah Prandelli yang mendedikasikan penghargaan tersebut untuk rekannya, Salvatore Garritano.
Garritano adalah mantan striker Atalanta, Bologna dan Sampdoria yang baru-baru ini didiagnosa menderita kanker darah atau leukimia.
Pemenang penghargaan ini ditentukan lewat voting seluruh pelatih di Italia dan diputuskan lewat pertemuan di Coverciano.
Nama pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, lagi-lagi tak masuk nominasi. Padahal, musim lalu dia sukses membawa Nerazzurri menjadi juara Serie-A.
Artinya, "penderitaan" Mancini bertambah parah karena pekan lalu, dia juga tak masuk daftar manajer of the year versi Italian Player Association. Penghargaan itu jatuh ke pelatih AS Roma, Luciano Spalletti.
Sementara itu pelatih Genoa, Gasperini, mendapat Silver Bench. Dia dinilai berhasil mengangkat kembali Genoa ke jajaran elite sepakbola Italia setelah sekian lama berkubang di Serie-B. (CH4/RTR/LOU)
Dibaca : 310 | Dikomentar : 0