Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Satu Kata Inggris Raya untuk Piala Dunia 2030

Kompas.com - 08/02/2022, 22:10 WIB
Josephus Primus

Penulis

LONDON, KOMPAS.com - Dalam informasi terkini, baik Inggris maupun Irlandia Utara mengabaikan pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030.

"Kami bersepakat mengabaikan pencalonan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030," kata pernyataan bersama lima pimpinan asosiasi sepak bola Britania Raya, Selasa (8/2/2022).

Lima asosiasi Britania Raya itu adalah Inggris, Wales, Skotlandia, Irlandia Utara, dan Republik Irlandia.

Baca juga: Kesepakatan Britania Raya tentang Piala Eropa 2028

Kelima asosiasi itu, lebih memilih fokus pada pencalonan sebagai tuan rumah Piala Eropa 2028.

Opsi pada Piala Eropa 2028 menjadi pilihan lantaran menjadi tuan rumah Piala Eropa tersebut lebih memenuhi studi kelayakan ketimbang Piala Dunia 2030.

Pemerintah Inggris dalam kaitan ini rupanya menanggung pembiayaan paling banyak ketimbang empat asosiasi Britania Raya.

Penyerang timnas Inggris Harry Kane (kiri) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Albania pada laga lanjutan Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa di Stadion Wembley, Sabtu (13/11/2021) dini hari WIB.AFP/GLYN KIRK Penyerang timnas Inggris Harry Kane (kiri) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Albania pada laga lanjutan Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa di Stadion Wembley, Sabtu (13/11/2021) dini hari WIB.

Inggris mengatakan bahwa Piala Eropa 2028 lebih memberikan jaminan pada kembalinya lebih cepat investasi pembiayaan perhelatan itu, pertama.

Kedua, risiko pembiayaan Piala Eropa 2028 terbilang lebih rendah daripada risiko Piala Dunia 2020.

Ketiga, potensi meraih keuntungan finansial menjadi penyelenggara Piala Eropa 2028 juga lebih mudah terwujud bila dibandingkan dengan Piala Dunia 2020.

"Kami masih melihat adanya ketidakpastian masa depan Piala Dunia," kata Ketua Eksekutif Asosiasi Liga Inggris Mark Bullingham.

Mark Bullingham terkait dengan hal itu menyebut rencana FIFA menggulirkan Piala Dunia dari empat tahun sekali menjadi dua tahun sekali.

Keputusan Britania Raya, kata Mark Bullingham, tidak harus didasari oleh komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Eropa, UEFA.

Lagi pula, di samping Britania Raya, masih ada opsi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 oleh Spanyol dan Portugal.

"Kami percaya bahwa kita semua bersama bisa membuat turnamen sepak bola yang baik di segala cara dan kesempatan," ujar Mark Bullingham.

Mark Bullingham juga mengatakan bahwa dirinya yakin bahwa Britania Raya mampu membangun kembali kondisi finansial UEFA yang tergerus oleh pandemi Covid-19 selama ini.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com