Respons Edy Rahmayadi soal Evan Dimas dan Ilham Berkarier di Malaysia - Kompas.com

Respons Edy Rahmayadi soal Evan Dimas dan Ilham Berkarier di Malaysia

Eris Eka Jaya
Kompas.com - 07/12/2017, 16:01 WIB
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. FERRIL DENNYS/KOMPAS.com Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, sangat geram ketika mendengar ada beberapa pemain Indonesia yang berlabuh ke klub-klub Malaysia. 

Sejauh ini, baru Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn yang resmi berseragam Selangor FA dengan durasi kontrak satu musim.

Edy geram disebabkan permainan Evan Dimas dan Ilham Udin bisa terbaca oleh pemain-pemain Malaysia yang memperkuat timnasnya.

Terlebih lagi, Evan Dimas dan Ilham Udin merupakan dua pilar penting bagi timnas U-23 Indonesia untuk berlaga pada Asian Games 2018.

Baca juga : Pindah ke Selangor FA, Evan Dimas Ingin Keluar dari Zona Nyaman

Pada Asian Games 2018, PSSI menargetkan timnas U-23 Indonesia lolos ke semifinal.

Selain Evan Dimas dan Ilham Udin, dikabarkan ada beberapa pemain Indonesia yang membela klub-klub di Malaysia, salah satunya Terens Puhiri.

"Siapa mereka? Seenaknya saja mengontrak-ngontrak," kata Edy di Kantor Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017) malam WIB.

Evan Dimas dan Ilham Udin sebelumnya bersama-sama sukses membawa Bhayangkara FC meraih gelar juara Liga 1 2017.

Manajemen Bhayangkara FC memang berencana untuk mempertahankan kedua pilarnya itu.

Baca juga : Alasan Selangor FA Gaet Evan Dimas dan Ilham Udin

Akan tetapi, tawaran gaji yang dikabarkan lebih besar dari Selangor FA membuat Bhayangkara FC merelakan dua putra terbaik Indonesia itu hengkang.

Media di Malaysia juga menyebutkan bahwa Evan Dimas menjadi salah satu pemain termahal di negeri jiran itu.

"Kalau mata duitan, ya repot juga kita. Enggak ada jiwa nasionalisme. Nanti akan saya kumpulkan segera," kata Edy. (Mochamad Hary Prasetya)

 

PenulisEris Eka Jaya
EditorEris Eka Jaya
SumberBolaSport
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM