Cerita Cristiano Ronaldo Kabulkan 3 Permintaan Martunis - Kompas.com

Cerita Cristiano Ronaldo Kabulkan 3 Permintaan Martunis

Kompas.com - 06/12/2017, 08:17 WIB
Martunis hadir pada saat acara ulang tahun ke-109 Sporting Lisbon, Rabu (1/7/2015).DOK. SPORTING LISBON Martunis hadir pada saat acara ulang tahun ke-109 Sporting Lisbon, Rabu (1/7/2015).

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Masih ingat dengan Martunis, bocah korban tsunami Aceh pada 2004? Namanya viral karena kedekatan dia dengan Cristiano Ronaldo

Saking dekatnya, Cristiano Ronaldo telah mengabulkan tiga permintaan Martunis. Hal itu dikisahkan kakak asuh Martunis, Munawardi Ismail, kepada wartawan BolaSport.com, Segaf Abdullah, Selasa (5/12/2017).

Martunis diberikan tiga permintaan oleh Cristiano Ronaldo pada 2015. Momen tersebut bermula saat dia mendapatkan beasiswa dari Sporting Foundations untuk belajar ilmu sepak bola dari klub masa junior Ronaldo, Sporting CP.

Di sana pula, Martunis beberapa kali bertemu dengan megabintang Real Madrid. Ronaldo pun memberinya hadiah. 

"Ronaldo memberi hadiah iPhone 7 untuk Martunis," ucap Muna, sapaan Munawardi.

"Saat itu, Martunis mengatakan bahwa dirinya kesulitan berkomunikasi jarak jauh karena belum punya ponsel," ucapnya.

Baca juga: Kisah tentang Kerja Keras dan Keberanian Martunis

Permintaan kedua Martunis yang juga dikabulkan adalah menyaksikan langsung pertandingan Real Madrid di Santiago Bernabeu.

"Waktu itu, Martunis mendapatkan kesempatan menonton langsung saat Real Madrid mengalahkan Getafe 4-1," kata Muna.

Selain itu, Martunis juga berkesempatan duduk di Stadion Jose Alvalade untuk menyaksikan laga uji coba Portugal kontra Perancis.

"Ketiga, Martunis meminta Ronaldo membantu pengobatan ayahnya yang menderita katarak," ucapnya.

Ronaldo pun mengabulkan ketiga permintaan Martunis tersebut.

"Ronaldo juga bilang, jika Martunis ada apa-apa, silakan hubungi asistennya saat itu, Marisa Mendes," ujarnya.

Meski begitu, Martunis memilih beralih dari jejak ayah angkatnya. Kini, remaja kelahiran Banda Aceh itu bergabung menjadi anggota kepolisian.

 Baca juga: Balik ke Portugal, Ronaldo Jumpa Martunis

Kisah Martunis 

Minggu pagi, 26 Desember 2004, Martunis berencana bermain sepak bola bersama teman-temannya di lapangan sepak bola kampung.

Ia bahkan sudah memakai kostum tim nasional Portugal bajakan yang ia beli di Banda Aceh. Tiba-tiba datang gelombang tsunami.

Martunis yang saat itu baru duduk di kelas III SD bersama ibunya, Salwa; kakak laki-laki, Nurul A'la (12 tahun); dan adiknya, Annisa (2 tahun), berupaya menyelamatkan diri dengan menumpang pikap tetangganya. Pada saat itu, bapaknya sedang bekerja di tambak.

Saat digulung ombak tsunami, pikap pun tenggelam. Martunis, ibu, dan dua saudaranya tenggelam bersama mobil yang ditumpangi.

Ibu, kakak, dan adiknya hilang terseret arus tsunami sehingga berpisah selamanya. Adapun Martunis terbawa gelombang dan muncul ke permukaan air.

Foto Martunis, bocah kelas III SD yang selama 19 hari terombang-ambing di laut tersangkut di hutan bakau, beredar di dunia maya seusai bencana tsunami pada 2004.

Hal yang menarik, ketika diselamatkan, Martunis mengenakan kaus sepak bola tim nasional Portugal. Ronaldo menyempatkan menemui Martunis di Aceh dan memberinya beasiswa untuk sekolah.

 

EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM