Ada Sacramento di Skuad Persela dalam "Tribute Match Choirul Huda" - Kompas.com

Ada Sacramento di Skuad Persela dalam "Tribute Match Choirul Huda"

Kontributor Gresik, Hamzah Arfah
Kompas.com - 15/11/2017, 09:03 WIB
Striker Semen Padang, Marcel Sacramento (kiri) berhadapan dengan bek Persija, Gunawan Dwi Cahyo di Stadion H Agus Salim, Sabtu (3/9/2016) malam. Dok. PT GTS Striker Semen Padang, Marcel Sacramento (kiri) berhadapan dengan bek Persija, Gunawan Dwi Cahyo di Stadion H Agus Salim, Sabtu (3/9/2016) malam.

LAMONGAN, KOMPAS.comPersela Lamongan akan diperkuat beberapa pemain asing yang pernah bergabung dengan tim Laskar Joko Tingkir saat menghadapi Timnas All Star dalam "Tribute Match Choirul Huda" di Stadion Surajaya, Rabu (15/11/2017) malam.

Ada tiga mantan pemain asing Persela yang sudah menyatakan bergabung, yakni Fabiano Beltrame, Addison Alves dan Srdjan Lopicic. Mereka akan berkolaborasi dengan Samsul Arif dan kawan-kawan guna menghadapi Timnas All Star yang diarsiteki Jacksen F Tiago.

“Mudah-mudahan pertandingan nanti akan menghibur para penggemar sepak bola dan masyarakat Lamongan pada khususnya, karena kami semua juga merasa sangat kehilangan sosok almarhum,” kata pelatih Persela, Aji Santoso, Selasa (14/11/2017).

Hadirnya tiga pemain asing itu diyakini akan memberikan suguhan menarik dan berkualitas meskipun laga ini hanya sebuah bentuk penghormatan kepada mendiang Choirul Huda.

“Saya sangat menyambut baik acara ini. Saya pikir, ini penghormatan luar biasa untuk almarhum. Saya tahu almarhun sudah menjadi legenda dan sudah seharusnya Persela menggelar agenda seperti ini karena setimpal dengan apa yang sudah diberikannya selama ini,” tutur Samsul Arif.

Tak cuma tiga pemain asing tersebut. Marcel Sacramento, yang terakhir tercatat sebagai pemain Semen Padang, juga ambil bagian. Khusus Marcel, ada alasan tersendiri dipanggil meski dia belum pernah memperkuat Persela.

"Kenapa kami mendatangkan Marcel? Karena secara tidak langsung, Marcel adalah salah satu orang yang paling dekat pada saat kejadian, sebelum almarhum Choirul Huda meninggal dunia. Jadi ada insiden (tabrakan) yang melibatkan Marcel, Ramon Rodrigues dan almarhum. Itu salah satu alasan kami mengundangnya,” ujar manajer Persela, Yunan Achmadi.

Tribute Match Choirul Huda juga bakal dipimpin wasit Thoriq Al Katiri. Sang pengadil berlisensi FIFA ini juga yang memimpin jalannya pertandingan Persela kontra Semen Padang di Stadion Surajaya, 15 Oktober 2017, yang menjadi pertandingan terakhir Choirul Huda.

PenulisKontributor Gresik, Hamzah Arfah
EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM