Ketika Casillas Sampaikan Simpati Melihat Tangisan Buffon... - Kompas.com

Ketika Casillas Sampaikan Simpati Melihat Tangisan Buffon...

Eris Eka Jaya
Kompas.com - 15/11/2017, 06:46 WIB
Gianluigi Buffon (kiri) dan Iker Casillas setelah duel Italia melawan Spanyol pada final Piala Eropa 2012 di Stadion Olympic, Kiev,  21 Juli 2017.JEFF PACHOUD/AFP Gianluigi Buffon (kiri) dan Iker Casillas setelah duel Italia melawan Spanyol pada final Piala Eropa 2012 di Stadion Olympic, Kiev, 21 Juli 2017.

KOMPAS.com - Kiper asal Spanyol, Iker Casillas, menyampaikan rasa simpatinya terhadap kapten Italia, Gianluigi Buffon.

Buffon, yang juga menempati posisi sebagai kiper, tengah mengalami rasa sulit seiring dengan kegagalan timnas Italia melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Menjalani laga play-off, secara keseluruhan, Gli Azzurri, julukan Italia, kalah 0-1 dari Swedia.

Pada leg pertama, Italia kalah 0-1 di kandang Swedia di Friends Arena pada Jumat (10/11/2017) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.

Selanjutnya, saat bergantian menjadi tuan rumah, Italia hanya bermain imbang di San Siro, Milan, Senin (13/11/2017) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.

Hasil itu pun membuat pasukan Gian Piero Ventura tersebut gagal ke Rusia 2018.

Baca juga : Untuk Kali Pertama Sejak 1958, Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia

Setelah laga itu, Buffon pun menyatakan pensiun dari timnas Italia dan menyampaikan komentarnya dalam wawancara sambil menangis.

"Saya tidak menyesal untuk diri sendiri, tetapi untuk semua dunia sepak bola Italia," kata Buffon.

"Saya meninggalkan tim Italia yang akan tahu bagaimana berbicara untuk dirinya sendiri. Pelukan untuk semua orang, terutama yang pernah mengalami dengan saya dalam perjalanan yang indah ini," ucap kiper berusia 39 tahun itu.

Baca juga : Italia Gagal ke Piala Dunia 2018, Gianluigi Buffon Pensiun

Melihat kiper yang bermain untuk Juventus itu bersedih, Casillas menyampaikan rasa simpatinya.

Mantan penjaga gawang Real Madrid yang kini bermain untuk FC Porto itu mengatakan, Buffon tetaplah seorang legenda.

"Saya tidak suka melihat Anda seperti itu. Saya ingin melihat Anda seperti sebelumnya, legenda," tulis Casillas pada media sosial Twitter-nya.

"Saya bangga dapat bertemu dan menghadapi Anda dalam beberapa kesempatan. Anda terus menghibur pencinta sepak bola, kawan," lanjut Casillas.

Sebelumnya, Casillas memang pernah menyampaikan pujian untuk Buffon.

Dia mengaku beruntung bisa berhadapan dan melihat kepribadian Buffon.

Baca juga : Jelang Bentrok di Liga Champions, Casillas Puji Buffon

"Saya cukup beruntung karena tiga tahun lebih muda dari Buffon. Saya bisa melihat dan menghargai gaya dan kepribadiannya," kata Casillas.

"Kami berkembang bersama-sama, memenangi gelar, dan kami sudah sering bertanding satu sama lain," ujarnya.

Bersama timnas Italia, Buffon sudah melalui jalan panjang.

Dia tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah, yaitu 175 laga.

Bersama Buffon pula, Italia merebut posisi kedua Piala Eropa 2012, tempat ketiga Piala Konfederasi 2013, dan gelar juara Piala Dunia 2006.

AFP/KOMPAS.com Jejak Italia di Piala Dunia

PenulisEris Eka Jaya
EditorEris Eka Jaya
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM