Kekhawatiran Buffon di Tengah Laga Hidup Mati Italia - Kompas.com

Kekhawatiran Buffon di Tengah Laga Hidup Mati Italia

Kompas.com - 13/11/2017, 06:50 WIB
Kiper Italia, Gianluigi Buffon, melambaikan tangan ke arah suporter seusai laga kualifikasi Piala Dunia kontra Spanyol, di Stadion Juventus, Kamis (6/10/2016) waktu setempat.GIUSEPPE CACACE/AFP Kiper Italia, Gianluigi Buffon, melambaikan tangan ke arah suporter seusai laga kualifikasi Piala Dunia kontra Spanyol, di Stadion Juventus, Kamis (6/10/2016) waktu setempat.

KOMPAS.com - Timnas Italia bakal memainkan laga hidup mati pada leg kedua babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan menghadapi Swedia di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu (12/11/2017) atau Senin diri hari WIB.

Timnas Italia berada di ujung tanduk setelah mengalami kekalahan 0-1 di kandang Swedia.

Kiper Italia, Gianluigi Buffon, yang juga tampil pada leg pertama, mengatakan bahwa tim beralias Gli Azzurri sebenarnya memiliki kualitas untuk memenangi pertandingan.

Buffon juga meyakini, Italia mampu membalikkan kedudukan pada pertandingan kedua, meski ada hal yang membuat kiper berusia 39 tahun itu cemas.

Kiper milik Juventus itu khawatir jika pada pertandingan kedua nanti rekan-rekannya justru menunjukkan sikap sebagai tim medioker.

Baca juga : Buffon: Italia Perlu Berpikir Jernih untuk Lolos ke Piala Dunia 2018

"Kami adalah tim yang memiliki kemampuan untuk membatalkan hasil di leg pertama, tetapi yang terpenting kami tidak boleh bersikap medioker. Hal tersebut sangat berbahaya, bukan hanya bagi kami, tetapi sepak bola secara luas," tutur Buffon.

"Jika memiliki sikap tersebut, Anda akan terpuruk dengan cepat. Satu-satunya cara yang saya tahu adalah bekerja keras menjaga level permainan, memperbaiki diri, dan berusaha memiliki mutu yang tinggi dalam bermain," ucapnya.

Buffon tentu sangat berharap dia bisa kembali berlaga di Piala Dunia bersama Italia.

Terlebih lagi, gelaran tersebut dipercaya bakal menjadi yang terakhir sebelum dia pensiun. (Verdi Hendrawan)


AFP/KOMPAS.com 28 Negara Lolos Putaran Final Piala Dunia 2018


EditorEris Eka Jaya
SumberBolaSport
Komentar

Terkini Lainnya

Hasil Liga Italia, Napoli Menang dan Kembali ke Puncak Klasemen

Hasil Liga Italia, Napoli Menang dan Kembali ke Puncak Klasemen

Liga Italia
Simeone Minta Fans Atletico Dukung Griezmann

Simeone Minta Fans Atletico Dukung Griezmann

Liga Spanyol
Bambang Pamungkas Kehilangan Medali Saat Pesta Juara

Bambang Pamungkas Kehilangan Medali Saat Pesta Juara

Liga Indonesia
Sepasang Suami-Istri bersama Bayi 14 Bulan Ikut Pawai The Jakmania

Sepasang Suami-Istri bersama Bayi 14 Bulan Ikut Pawai The Jakmania

Liga Indonesia
Piala FA, Guardiola Mewaspadai Potensi Kejutan Tim Gurem

Piala FA, Guardiola Mewaspadai Potensi Kejutan Tim Gurem

Liga Inggris
Air Mata Ketua The Jakmania Saat Pawai Trofi Piala Presiden

Air Mata Ketua The Jakmania Saat Pawai Trofi Piala Presiden

Liga Indonesia
Hasil Liga Italia, Juventus Geser Napoli dari Puncak

Hasil Liga Italia, Juventus Geser Napoli dari Puncak

Liga Italia
Spalletti Sebut Inter Sedang Rapuh

Spalletti Sebut Inter Sedang Rapuh

Liga Italia
3 Alasan Bali United Mundur dari Piala Gubernur Kaltim

3 Alasan Bali United Mundur dari Piala Gubernur Kaltim

Liga Indonesia
Robben Terkesan dengan Kiprah Guardiola bersama Man City

Robben Terkesan dengan Kiprah Guardiola bersama Man City

Liga Inggris
Anies Baswedan: Saya Sudah Dengar Teriakan soal Stadion

Anies Baswedan: Saya Sudah Dengar Teriakan soal Stadion

Liga Indonesia
Alasan Penunjukan Joko Driyono sebagai Plt Ketua Umum PSSI

Alasan Penunjukan Joko Driyono sebagai Plt Ketua Umum PSSI

Liga Indonesia
Juara Piala Presiden 2018, Persija Disambut Anies di Balai Kota

Juara Piala Presiden 2018, Persija Disambut Anies di Balai Kota

Liga Indonesia
Giroud Ungkap Perbedaan Cara Melatih Conte dan Wenger

Giroud Ungkap Perbedaan Cara Melatih Conte dan Wenger

Liga Inggris
Xavi Sebut Neymar Lebih Baik daripada Ronaldo

Xavi Sebut Neymar Lebih Baik daripada Ronaldo

Liga Spanyol

Close Ads X