Bikin Hat-trick, Bek PSG Ini Bikin Sejarah dalam Liga Champions - Kompas.com

Bikin Hat-trick, Bek PSG Ini Bikin Sejarah dalam Liga Champions

Kompas.com - 01/11/2017, 08:24 WIB
Bek Paris Saint-Germain asal Perancis, Layvin Kurzawa, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Anderlecht dalam pertandingan penyisihan Grup B Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Selasa (31/10/2017).
FRANCK FIFE/AFP Bek Paris Saint-Germain asal Perancis, Layvin Kurzawa, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Anderlecht dalam pertandingan penyisihan Grup B Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Selasa (31/10/2017).

KOMPAS.com - Kesuksesan Paris Saint-Germain ( PSG) melaju ke fase 16 besar Liga Champions 2017-2018 diwarnai torehan bersejarah pemain mereka, Layvin Kurzawa. Bek asal Perancis ini menjadi pemain belakang pertama dalam sejarah Liga Champions yang bisa melesakkan tiga gol dalam satu laga.

Garansi lolos PSG diperoleh berkat kemenangan 5-0 atas Anderlecht di Parc des Princes, Selasa (31/10/2017) atau Rabu dini hari WIB. Bukan Neymar, Edinson Cavani, atau Kylian Mbappe yang menjadi sorotan dalam pesta kemenangan kubu Paris.

(Baca Juga: 6 Debutan Barcelona yang Langsung Cetak Gol Sebelum Jose Arnaiz, Nomor 5 Jebolan Akademi
Real Madrid!)

Semua perhatian mengarah kepada bek kiri Layvin Kurzawa yang mengukir hat-trick pada menit ke-52, 72' dan 78'. Torehan pemain berusia 25 tahun itu menyusul gol-gol Marco Verratti (30') dan Neymar (45+4') sebelum istirahat.

Sejarah pun terukir. Dilansir BolaSport.com dari Opta, Kurzawa tercatat sebagai bek pertama yang mengukir hat-trick dalam sejarah partai Liga Champions.

Tiga gol eks pemain AS Monaco tersebut seluruhnya muncul pada babak kedua. Kurzawa menceploskan brace alias dua gol setelah menanduk crossing Dani Alves yang sempat membentur Giovani Lo Celso di muka gawang Anderlecht.

(Baca Juga: Ingat Jonathan Woodgate? Tragedi Mantan Bek Real Madrid Ini Terulang Setelah 12 Tahun)

Akhirnya, Kurzawa melengkapi hat-trick dengan tembakan kaki kiri menyilang ke pojok gawang musuh sebagai muara kerja sama apik Cavani dan Angel Di Maria.

Bagi Kurzawa, torehan hat-trick pada laga ini juga tercatat sebagai trigol perdana dalam karier profesional.

"Sungguh kebahagiaan yang besar. Kaget bisa mencetak hat-trick karena saya seorang defender," katanya, dikutip BolaSport.com dari FourFourTwo.

"Kredit saya tujukan kepada rekan setim karena tanpa bantuan mereka, saya tak akan bisa mencetak gol-gol ini," ujarnya.

PSG memastikan tiket ke fase gugur setelah meraup 12 poin dari 4 pertandingan di Grup B. Mereka unggul atas tim runner-up, Bayern Muenchen, yang juga dipastikan lolos ke 16 besar berkat catatan 9 poin.

Adapun dua posisi terbawah ditempati Celtic FC (3 poin) dan Anderlecht (0). Dua tim ini akan bersaing memperebutkan satu tiket menuju fase knock out Liga Europa karena semua tim peringkat ketiga penyisihan grup Liga Champions akan terlempar ke Liga Europa.

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberBolaSport
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM