Kalau Ronaldo Bisa Enam Bahasa dan Mkhitaryan Tujuh, bagaimana Messi? - Kompas.com

Kalau Ronaldo Bisa Enam Bahasa dan Mkhitaryan Tujuh, bagaimana Messi?

Anju Christian
Kompas.com - 25/10/2017, 16:51 WIB
Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo menjadi bintang kemenangan Real Madrid di markas Borussia Dortmund pada pertandingan Liga Champions di Signal Iduna Park, Selasa (26/9/2017).AFP/Patrik Stollarz Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo menjadi bintang kemenangan Real Madrid di markas Borussia Dortmund pada pertandingan Liga Champions di Signal Iduna Park, Selasa (26/9/2017).

KOMPAS.com - Mental poliglot menjadi salah satu keunggulan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, ketimbang rivalnya di Barcelona, Lionel Messi. Bagaimana tidak, Ronaldo menguasai enam bahasa berbeda, di antaranya Portugal, Spanyol, Inggris, Perancis dan Jerman.

Sang bintang juga sempat tertangkap kamera melakukan wawancara dengan bahasa Rusia secara lancar pada 2015. Bandingkan dengan Messi yang cuma mau menggunakan bahasa Spanyol dan Catalonia.

Dia jarang berbicara dengan bahasa Inggris, meskipun sering melakoni turnamen antarklub seperti Liga Champions atau kejuaraan internasional macam Piala Dunia.

Baca Juga: Pantas Pep Guardiola Mengeluh, Bola Piala Liga Inggris Lebih Murah daripada Liga 1 Indonesia

Cuma, Ronaldo bukanlah pesepak bola Eropa yang paling menguasai paling banyak bahasa. Adalah gelandang Manchester United, Henrikh Mkhitaryan, yang pantas menyandang predikat tersebut.

Selain Armenia yang merupakan bahasa ibunya, Mkhitaryan mampu berbicara dengan bahasa Rusia, Inggris, Jerman, Perancis, Portugal dan Italia.

Sungguh nyaman para pemain Manchester United berbicara dengan sosok berusia 28 tahun itu. Dia hanya perlu menggunakan bahasa Inggris ketika berinteraksi dengan pemain lokal, Victor Lindelof (Swedia), Nemanja Matic (Serbia), Antonio Valencia (Ekuador), David De Gea (Spanyol) dan Daley Blind (Belanda).

Kepada Marouane Fellaini, Romelu Lukaku (Belgia) dan Paul Pogba, Mkhitaryan bisa berbicara dengan bahasa Perancis untuk menambah keintiman.

Baca Juga: 3 Pemecatan Pelatih dalam 9 Pekan, Liga Inggris Masih Kalah 'Kejam' daripada Liga 1

Lebih unik lagi ketika Mkhitaryan bertemu Zlatan Ibrahimovic. Pemilik nama terakhir juga merupakan sosok poliglot karena menguasai bahasa Swedia, Bosnia, Inggris, Italia dan Spanyol.

Keduanya tinggal memilih mau berbicara dengan bahasa Inggris, Italia atau Perancis. Untuk bahasa terakhir, Ibrahimovic masih kurang lancar karena jarang menggunakannya ketika membela Paris Saint-Germain (PSG).

Begitu pula saat Mkhitaryan berinteraksi dengan Manajer Jose Mourinho. Portugal, Inggris, Spanyol, Catalonia, Spanyol dan Perancis masuk dalam daftar bahasa yang dikuasai sang bos.

PenulisAnju Christian
EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM