Liverpool Vs Manchester United, Firmino dkk Akan Kenakan Kostum Khusus - Kompas.com

Liverpool Vs Manchester United, Firmino dkk Akan Kenakan Kostum Khusus

Eris Eka Jaya
Kompas.com - 13/10/2017, 13:00 WIB
Gelandang Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah (kiri), melakukan selebrasi bersama rekannya, Daniel Sturridge, setelah mencetak gol penyama ke gawang Burnley dalam pertandingan Premier League di Anfield, Liverpool, Sabtu (16/9/2017).PAUL ELLIS/AFP Gelandang Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah (kiri), melakukan selebrasi bersama rekannya, Daniel Sturridge, setelah mencetak gol penyama ke gawang Burnley dalam pertandingan Premier League di Anfield, Liverpool, Sabtu (16/9/2017).

KOMPAS.com - Liverpool akan memakai jersey khusus dengan logo "Seeing is Believing" pada laga melawan Manchester United pada Sabtu (14/10/2017).

Pasukan Juergen Klopp itu akan menunjukkan dukungan mereka terhadap program komunitas milik Standard Chartered untuk mengurangi kasus kebutaan.

"Kami senang bisa bermitra dengan Standard Chartered hingga tahun keenam untuk mendukung Seeing is Believing," kata Direktur Liverpool, Billy Hogan, seperti dikutip BolaSport.com dari Liverpool Echo.

"Dengan membangun kesadaran tentang kebutaan yang bisa dihindari di antara pemain dan fans, kami yakin kita bisa bertarung melawan kebutaan dan memperbaiki kehidupan jutaan orang di seluruh dunia," ucapnya.

Meskipun lebih dari 253 juta orang di dunia menderita gangguan penglihatan, 80 persen kasusnya dapat dicegah atau disembuhkan.

Seeing is Believing telah menjalankan 166 proyek di 36 negara dan kerja sama antara Liverpool dan Standard Chartered telah mengumpulkan hampir 300.000 pounds hasil dari kontribusi fans dan hasil lelang.

Pada laga Sabtu esok, suporter bisa memesan kaus pertandingan edisi khusus yang ditandatangani oleh para pemain dan semua donasi akan disalurkan melalui Standard Chartered.

"Saya terinspirasi oleh dukungan luar biasa yang kami terima dari Liverpool FC," ujar David Fein, Ketua Program Seeing is Believing.

"Delapan puluh sembilan persen kebutaan yang dapat dihindari terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, yang memengaruhi banyak komunitas di mana Standard Chartered beroperasi," ujarnya.

PenulisEris Eka Jaya
EditorEris Eka Jaya
SumberBolaSport
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM