Alasan Persib Lebih Banyak Mendapat Jatah Siaran Langsung - Kompas.com

Alasan Persib Lebih Banyak Mendapat Jatah Siaran Langsung

Kompas.com - 10/10/2017, 21:43 WIB
Ketum PSSI, Edy Rahmayadi selepas pertemuan 18 Klub Liga 1 bersama dengan PSSI dan PT LIB di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017). muhammad robbani/ superball.id Ketum PSSI, Edy Rahmayadi selepas pertemuan 18 Klub Liga 1 bersama dengan PSSI dan PT LIB di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

KOMPAS.com - Ketum PSSI, Edy Rahmayadi, menegaskan bahwa formulasi fee rating televisi pada pertandingan siaran langsung berada dalam ranah penyiar pertandingan. Edy menyebut bahwa tuntutan 15 klub soal fee hasil rating pertandingan live ke PT LIB sebagai salah alamat.

"Soal fee rating televisi bukan tanggung jawab kami, karena mereka (TV) yang membuat schedule pertandingan," kata Edy di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

Dia menjelaskan bahwa tuduhan anak emas kepada Persib yang sering mendapat jatah siaran langsung itu karena besarnya minat masyarakat untuk menonton Maung Bandung. Persib sering mendapat jatah siaran langsung pada waktu prime-time karena berdasarkan data itu.

"Lantas, dasar rating TV itu soal bisnis dan rating tertinggi itu adalah Persib Bandung, Arema FC dan ketiga Persija Jakarta," katanya menjelaskan.

Sebanyak 15 klub menuntut kepada PT LIB selaku operator Liga 1 untuk adil dalam membagi jatah siaran langsung serta pembagian keuntungannya. Klub-klub peserta merasa tak mendapat keadilan dengan seringnya Maung Bandung bermain pada waktu prime-time dan disiarkan televisi.

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberBolaSport
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM