Ronaldo Sangat Produktif tetapi Tak Ingin Disebut Seorang Striker - Kompas.com

Ronaldo Sangat Produktif tetapi Tak Ingin Disebut Seorang Striker

Kompas.com - 16/08/2017, 06:05 WIB
Penyerang Real Madrid asal Portugal, Cristiano Ronaldo, memperlihatkan jerseynya ketika melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barcelona pada leg pertama Piala Super Spanyol di Camp Nou, Minggu (13/8/2017).STRINGER/AFP Penyerang Real Madrid asal Portugal, Cristiano Ronaldo, memperlihatkan jerseynya ketika melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barcelona pada leg pertama Piala Super Spanyol di Camp Nou, Minggu (13/8/2017).

KOMPAS.com - Cristiano Ronaldo tampil mengesankan ketika menghadapi Barcelona pada leg pertama Piala Super Spanyol, Minggu (13/8/2017) atau Senin dini hari WIB. Penyerang Real Madrid ini mencetak satu gol untuk membantu Los Blancos meraih kemenangan 3-1 di Camp Nou, markas rival abadi tersebut.

Ini menjadi gol ke-407 pemain internasional Portugal tersebut selama bersama Real Madrid. Dia kian mengukuhkan dirinya sebagai penyerang paling subur di Santiago Bernabeu.

Meskipun sangat produktif membobol gawang lawan, Ronaldo enggan disebut sebagai penyerang tengah. Mantan winger Manchester United tersebut lebih menikmati bermain bebas di lapangan ketimbang disebut sebagai seorang penyerang tengah.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Kartu Merah, Real Madrid Tetap Kalahkan Barcelona

Ronaldo mengalami transformasi posisi mulai dari pemain sayap di klub masa mudanya, Sporting CP, kemudian berubah posisi menjadi seorang penyerang sayap yang haus gol saat di Manchester United dan Real Madrid. Tetapi dia mengaku tidak pernah bermain sebagai penyerang tengah.

"Saya belum pernah melihat diriku bermain sebagai seorang striker. Saya pemain yang berbeda sampai satu dekade yang lalu ketika bemain di Sporting dan kemudian di Manchester United... Saya adalah pemain sayap yang melewati bek dan melakukan umpan silang," ujar Ronaldo seperti dikutip Diario AS.

Baca Juga: Piala Super Eropa, Ronaldo Selalu Jadi Mimpi Buruk bagi Para Mantan

"Seiring perkembangan, saya mulai melihat permainan secara berbeda dan berpikir bahwa saya memiliki kemampuan melakukan lebih dari sekadar itu. Saya menyadari bahwa saya harus bermain lebih dekat ke gawang karena saya memiliki lebih banyak kesempatan mencetak gol."

Ronaldo pun merasa dia bukan seorang pemain nomor 9 seperti yang dilihat kebanyakan orang. Dia mengaku hanya menikmati kebebasan bermain di lapangan.

Sayang, performa mengesankan Ronaldo di kandang Barca itu ternoda oleh kartu merah yang diterimanya. Dia bahkan mendapat hukuman larangan bermain dalam lima pertandingan karena dianggap tidak menghormati ofisial pertandingan lantaran mendorong wasit setelah diganjar kartu merah.

Hukuman tersebut membuat Ronaldo harus absen pada leg kedua Piala Super Spanyo di Bernabeu, Rabu (16/9) atau Kamis dini hari WIB. Dia pun terpaksa melewatkan empat laga perdana La Liga.

EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM