Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sekjen PSSI Pastikan Bobotoh Dilarang Saksikan Persib di Stadion

Kompas.com - 01/08/2017, 19:14 WIB
Eris Eka Jaya

Penulis

Sumber BolaSport

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, memastikan Persib Bandung tidak boleh didukung suporternya di dalam stadion dalam lima laga di Liga 1 2017 baik kandang maupun tandang. 

Klub berjulukan Maung Bandung tersebut harus menjalani hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat suporter melempari botol air mineral ke dalam lapangan saat Persib menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2017).

Persib sudah menjalani satu kali hukuman saat melakukan pertandingan tandang melawan Perseru Serui di Stadion Marora, Kepulauan Yapen, Papua Barat, pekan lalu.

Saat menjamu PS TNI di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (5/8/2017), bobotoh juga tidak boleh dipersilakan hadir.

Pernyataan Tisha ini bertolak belakang dengan perkataan Manajer Persib, Umuh Muchtar.

Baca juga: Umuh: Bobotoh Bisa Datang ke Stadion, tetapi Tak Pakai Atribut

 

Di laman resmi Persib, dia mengatakan bahwa bobotoh dipersilakan datang untuk mendukung Atep dan kawan-kawan dengan catatan tidak boleh mengenakan atribut. 

"Persib tidak boleh didampingi oleh suporternya di dalam stadion," kata Tisha di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).

"Itu kami harus luruskan bersama, tetapi di situs web PSSI dan liga juga sudah tertera bahwa dilarang pendampingan bukan tanpa antribut, tetapi memang tanpa suporter," katanya.

Dengan adanya pemberitaan di web Persib, Tisha mengatakan itu bukan mengklaim sepihak dari manajemen Maung Bandung.

Nantinya, Tisha akan berkomunikasi lagi kepada manajemen Persib agar mereka bisa mengerti dengan hukuman yang sudah dijatuhkan.

"Bukan klaim sepihak, tetapi dinamika klub di Indonesia harus dirangkul bersama dan menerima keputusan hukuman itu," kata Tisha.

"Saya akan komunikasi lebih lanjut dan hukuman itu sudah jelas tanpa penonton," tuturnya.

Tisha mempersilakan manajemen Persib untuk melakukan banding jika tidak menerima keputusan tersebut.

Namun, untuk banding, itu harus sesuai dengan prosedur yang sudah tertera di PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan juga PSSI.

"Pasti akan ada hukuman tambahan, misalnya ketika Persib sedang banding dan ada suporter masuk untuk menyaksikan pertandingan," tutur Tisha.

Terkait penyertaan Tisha, Umuh belum memberikan respons terkait hal ini. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Persib Juara Liga 1, Rahasia Bojan Hodak Benahi Maung Bandung

Persib Juara Liga 1, Rahasia Bojan Hodak Benahi Maung Bandung

Liga Indonesia
Kata Pelatih Tanzania jika Timnas Indonesia Ingin Kalahkan Irak

Kata Pelatih Tanzania jika Timnas Indonesia Ingin Kalahkan Irak

Timnas Indonesia
AVC Challenge Cup: Indonesia Kalah dari Korsel, Grogi dan Tegang

AVC Challenge Cup: Indonesia Kalah dari Korsel, Grogi dan Tegang

Sports
Jelang Indonesia Vs Irak, Marselino Banyak Belajar dari Piala Asia U23

Jelang Indonesia Vs Irak, Marselino Banyak Belajar dari Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Daftar Tim Promosi Serie A: Warna Indonesia dalam Jay Idzes dan Como 1907

Daftar Tim Promosi Serie A: Warna Indonesia dalam Jay Idzes dan Como 1907

Liga Italia
Satu Dekade di Indonesia, NBA Berkomitmen Kembangkan Talenta Muda

Satu Dekade di Indonesia, NBA Berkomitmen Kembangkan Talenta Muda

Sports
Persib Juara Liga 1 2024 Jadi Kado Spesial Ulang Tahun Umuh Muchtar

Persib Juara Liga 1 2024 Jadi Kado Spesial Ulang Tahun Umuh Muchtar

Liga Indonesia
Inggris Vs Bosnia-Herzegovina: Pemanasan Euro, Southgate Ingin Kombinasi Pemain

Inggris Vs Bosnia-Herzegovina: Pemanasan Euro, Southgate Ingin Kombinasi Pemain

Internasional
Rachmat Irianto Juara di Persib: Luruhkan Stigma Negatif, Tanpa Bayang-bayang Ayah

Rachmat Irianto Juara di Persib: Luruhkan Stigma Negatif, Tanpa Bayang-bayang Ayah

Liga Indonesia
Biang Kekalahan Fajar/Rian di Final Singapore Open 2024

Biang Kekalahan Fajar/Rian di Final Singapore Open 2024

Badminton
Kalah dari Selangor FC, Persija Runner-up Pramusim Premium Sports

Kalah dari Selangor FC, Persija Runner-up Pramusim Premium Sports

Liga Lain
Jay Idzes Bawa Venezia Promosi ke Serie A Usai Singkirkan Cremonese

Jay Idzes Bawa Venezia Promosi ke Serie A Usai Singkirkan Cremonese

Liga Italia
Marselino: Pemain Timnas Indonesia Tidak Tegang, Siap Lawan Irak

Marselino: Pemain Timnas Indonesia Tidak Tegang, Siap Lawan Irak

Timnas Indonesia
Jawaban Tegas Ketum PSSI soal Polemik Elkan Baggott di Timnas Indonesia

Jawaban Tegas Ketum PSSI soal Polemik Elkan Baggott di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
STY Jelaskan Alasan Pemanggilan Malik Risaldi ke Timnas Indonesia

STY Jelaskan Alasan Pemanggilan Malik Risaldi ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com