Akui Kekalahan, Kapten Timnas U-19 Petik Pelajaran dari Espanyol - Kompas.com

Akui Kekalahan, Kapten Timnas U-19 Petik Pelajaran dari Espanyol

Eris Eka Jaya
Kompas.com - 15/07/2017, 16:20 WIB
Pemain belakang timnas Indonesia U-19, Rachmat Irianto, coba menghalau pergerakan pemain Republik Ceska pada laga Toulon Tournament 2017 di Stadion Parsemain, Sabtu (3/6/2017).TOULON TOURNAMENT Pemain belakang timnas Indonesia U-19, Rachmat Irianto, coba menghalau pergerakan pemain Republik Ceska pada laga Toulon Tournament 2017 di Stadion Parsemain, Sabtu (3/6/2017).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kapten timnas U-19 Indonesia, Rachmat Irianto, mengakui Espanyol B merupakan lawan berat bagi timnya pada pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (14/7/2017) malam.

Rachmat menuturkan, pada pertandingan tersebut, dia dan rekan-rekannya sudah berusaha semaksimal mungkin menampilkan permainan terbaiknya dan memberikan perlawanan.

Namun, kualitas tim lawan yang berada di atas timnas U-19 membuat Rachmat dkk harus mengakui kekalahan dengan skor 2-4.

"Ini pertandingan berat bagi kami, enggak mudah untuk mencetak gol ke gawang lawan. Kami berusaha keras lebih baik, alhamdulillah bisa mencetak dua gol," kata pemain yang menggunakan nomor punggung 13 ini seusai pertandingan.

Meski timnas U-19 gagal meraih kemenangan, Rachmat mengaku banyak mendapatkan pelajaran dan pengalaman dari pertandingan uji coba tersebut.

Sebab, tim lawan sepanjang pertandingan terus memberikan tekanan kepada timnas U-19.

Baca juga: Egy Cetak 2 Gol, Timnas U-19 Dibungkam Espanyol

Karena itu, diharapkan pada pertandingan sesungguhnya timnas U-19 tidak kaget saat menghadapi tim yang menekan sejak menit pertama.

"Ini pelajaran buat kami, mudah-mudahan ke depannya kami bisa lebih baik lagi," ucapnya.

Timnas sendiri memiliki rencana untuk menggelar pertandingan uji coba lagi dengan tim lokal dari Liga 2, sebelum tampil pada Piala AFF 2017 yang akan berlangsung pada September mendatang. (Fifi Nofita)

PenulisEris Eka Jaya
EditorEris Eka Jaya
SumberJUARA
Komentar