Indra Sjafri Akui Timnas U-19 Sering Disebut Angkuh - Kompas.com

Indra Sjafri Akui Timnas U-19 Sering Disebut Angkuh

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 14/07/2017, 07:07 WIB
Pelatih Indra Sjafri dan dua pemain Timnas U-19 saat berfoto bersama para pemain dan pelatih Espanyol B dalam sesi jumpa pers di Hotel Hilton Bandung, Kamis (13/7/2017)KOMPAS. com/DENDI RAMDHANI Pelatih Indra Sjafri dan dua pemain Timnas U-19 saat berfoto bersama para pemain dan pelatih Espanyol B dalam sesi jumpa pers di Hotel Hilton Bandung, Kamis (13/7/2017)

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengaku tak ingin setengah hati menempa anak asuhnya. Menggelar uji coba dengan tim papan atas dunia dan berusia jauh dari timnya menjadi salah satu caranya untuk mendidik anak asuhnya agar tak demam panggung.

Namun, cara tersebut tak sepenuhnya diapresiasi positif. Indra mengatakan, ada sejumlah pihak yang menilai Timnas U-19 saat ini cenderung angkuh lantaran kerap melakukan uji tanding dengan lawan yang tak selevel.

"Kami banyak dipertanyakan kenapa timnas sekarang lebih angkuh. Lawan di Perancis umurnya jauh di atas mereka. Bahkan ada yang 16 tahun nanti main. Jawaban kami, adalah pengalaman dulu," ucap Indra di Hotel Hilton Bandung, Kamis (14/7/2017).

Indra menilai, bertanding dengan tim selevel tak akan membuat anak asuhnya tertekan. Sementara ia ingin tim lawan bisa memberikan pelajaran berarti bagi anak asuhnya.

"Timnas beruji coba di dalam negeri melawan U-21 tidak kalah, tapi begitu masuk ke ajang sebenarnya kita kalah, karena tidak ada tekanan dalam pertandingan saat itu (uji coba) tapi di pertandingan sebenarnya kita kesulitan," kata Indra.

Jumat (15/7/2017) malam, anak asuh Indra Sjafri bakal dijajal Espanyol B di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Laga itu merupakan bagian dari program yang ia susun bagi timnya.

Sejatinya, kata Indra, ia berharap dapat menggelar turnamen kecil di Indonesia dengan peserta tim luar negeri. Namun, sulitnya mendatangkan para kontestan membuat Indra mencari alternatif lain.

"Pertandingan nanti sesuai dengan persiapan yang saya buat untuk PSSI. Pada bulan ini harusnya ada turnamen internasional yang diadakan di Indonesia tapi sulit mendatangkan tim dari luar lebih dari satu tim. Dan pertandingan terakhir besok pengganti itu," ujarnya.

PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar