Manchester United "Dijajah" Agen yang Dibenci Alex Ferguson - Kompas.com

Manchester United "Dijajah" Agen yang Dibenci Alex Ferguson

Anju Christian
Kompas.com - 10/07/2017, 19:22 WIB
Mino Raiola menghadiri presentasi OGC Nice d Stadion Allianz Riviera, 2 September 2016.VALERY HACHE/AFP Mino Raiola menghadiri presentasi OGC Nice d Stadion Allianz Riviera, 2 September 2016.

KOMPAS.com - "Saya tidak menyukai beberapa agen sepak bola. Mino Raiola, agen Paul Pogba, adalah salah satunya," tulis Sir Alex Ferguson dalam buku berjudul "Leading".

Kalimat tersebut mengacu pengalaman Ferguson ketika berupaya menahan Pogba pada musim panas 2012. Saat itu, kontrak Pogba yang berdurasi tiga tahun segera kedaluwarsa.

Manchester United sebetulnya memiliki opsi penambahan satu tahun. Untuk mengaktifkannya, Ferguson sudah melayangkan undangan kepada Raiola.

"Pertemuan pertama adalah kegagalan. Saya dan Raiola seperti minyak serta air," tulis Ferguson menambahkan.

Pogba akhirnya menerima pinangan Juventus dengan status bebas transfer. Sejak itu, tali silaturahmi antara Manchester United dengan Raiola sempat terputus.

Dari 2012 hingga 2013, ketika Ferguson memutuskan pensiun, tim beralias Setan Merah tidak pernah menjalani negosiasi transfer dengan Raiola.

Baru setelah Ferguson mundur, Raiola kembali merapat ke Old Trafford. Dia memulainya dengan menjajaki transfer Sergio Romero pada 2015. Pemilk nama terakhir bergabung ke Manchester United secara gratis karena ikatan kerja sama dengan Sampdoria habis.

Kepindahan Romero menjadi pintu masuk Raiola ke markas klub. Setahun berselang, dia merampungkan transfer tiga pemain sekaligus, yaitu Zlatan Ibrahimovic (gratis), Henrikh Mkhitaryan, dan Paul Pogba.

Baca juga: Ketika Paul Pogba Dituntut Jadi Pemain "3 In 1"

Manchester United sebenarnya bisa saja menunggu satu tahun untuk mendapatkan Mkhitaryan secara gratis. Sebab, dia telah menolak pembaruan kontrak dari Borussia Dortmund yang bakal kedaluwarsa pada 30 Juni 2018.

Namun, diklaim Hans-Joachim Watzke selaku CEO Dortmund, Raiola bermanuver begitu aktif untuk mengeluarkan kliennya dari Signal Iduna Park.

"Raiola adalah sosok cerdas sekaligus brutal. Ketika duduk bersama untuk kontrak Mkhitaryan, dia sudah mengetahui kemampuan Anda. Sikap dia sungguh tidak pantas," ucap Watzke.

Adapun untuk memulangkan Pogba, Raiola sengaja mengulur negosiasi demi meraup keuntungan finansial lebih besar. Demikian laporan ESPN FC.

Baca juga: Victor Lindelof, Bek Mahal, dan Contoh Gagal

Bahkan, investigasi dalam buku bertajuk "Football Leaks: The Dirty Business of Football" menyebutkan bahwa Raiola mengantongi surplus 41 juta dollar Amerika Serikat (sekitar Rp 549,2 miliar) dari transfer Pogba.

Di luar biaya untuk agen, Manchester United mengucurkan 105 juta euro (sekitar Rp 1,4 triliun) ke rekening Juventus.

Mkhitaryan dan Pogba masih berstatus anggota Old Trafford hingga saat ini. Namun, tidak begitu dengan Ibrahimovic, yang tidak mendapatkan pembaruan kontrak akibat cedera parah.

Kepergian pemain terakhir juga memicu manuver tambahan dari Raiola. Dia menawarkan Lukaku sebagai solusi lini depan ketika melihat Manchester United kesulitan merekrut Alvaro Morata dari Real Madrid.

Baca juga: Rooney, Lukaku, dan 16 "Kemesraan" Man United-Everton

Lagi-lagi, kesepakatan tercapai. Lukaku pun segera berseragam Setan Merah setelah Manchester United dan Everton satu suara untuk angka 75 juta poundsterling (sekitar Rp 1,3 triliun).

Artinya, sejak kepergian Ferguson, Raiola sudah "menjajah" Manchester United dengan lima kliennya. Total 3,3 triliun digelontorkan manajemen untuk Pogba, Mkhitaryan, dan Lukaku.

Ingat, itu belum termasuk komisi buat Raiola. Bisa dibayangkan berapa keuntungan finansial sang agen super.

Jangan lupakan pula, Raiola masih memiliki sejumlah komoditas panas seperti Blaise Matuidi dan Gianluigi Donnarumma untuk kembali menguras kas Setan Merah.

PenulisAnju Christian
EditorAnju Christian
Komentar

Terkini Lainnya

Semen Padang Intai Pemain Belakang Mitra Kukar

Semen Padang Intai Pemain Belakang Mitra Kukar

Liga Indonesia
Kayamba Ingatkan Lini Belakang Sriwijaya FC Waspadai Gonzales

Kayamba Ingatkan Lini Belakang Sriwijaya FC Waspadai Gonzales

Liga Indonesia
Menang 5-3 atas Persegres, Perseru Ancam Semen Padang

Menang 5-3 atas Persegres, Perseru Ancam Semen Padang

Liga Indonesia
Persipura Menang, Bali United dan PSM Diharapkan Terpeleset

Persipura Menang, Bali United dan PSM Diharapkan Terpeleset

Liga Indonesia
Mitra Kukar Incar Satu Poin di Padang untuk Lolos dari Degradasi

Mitra Kukar Incar Satu Poin di Padang untuk Lolos dari Degradasi

Liga Indonesia
Yongki Aribowo Sedih Persik Kediri Degradasi

Yongki Aribowo Sedih Persik Kediri Degradasi

Liga Indonesia
Gantikan Essien, Zola Siap Emban Tugas di Lini Tengah Persib

Gantikan Essien, Zola Siap Emban Tugas di Lini Tengah Persib

Liga Indonesia
Berawal dari Wawancara, Bek PSG Ini Jadikan Sang Reporter Istri

Berawal dari Wawancara, Bek PSG Ini Jadikan Sang Reporter Istri

Corner
Madura United Bakal Manfaatkan Inkonsistensi Persib

Madura United Bakal Manfaatkan Inkonsistensi Persib

Liga Indonesia
Persib Tingkatkan 'Ball Possession' untuk Dominasi Laga Lawan Madura

Persib Tingkatkan "Ball Possession" untuk Dominasi Laga Lawan Madura

Liga Indonesia
Boaz Tak Lupa Beri Penghormatan kepada Choirul Huda

Boaz Tak Lupa Beri Penghormatan kepada Choirul Huda

Liga Indonesia
Lihatlah Efektivitas Cristiano Ronaldo!

Lihatlah Efektivitas Cristiano Ronaldo!

Liga Champions
Klopp: Menang Telak atas Maribor Bangkitkan Kepercayaan Diri Liverpool

Klopp: Menang Telak atas Maribor Bangkitkan Kepercayaan Diri Liverpool

Liga Champions
Kekhawatiran Conte Menjelang Chelsea Vs AS Roma

Kekhawatiran Conte Menjelang Chelsea Vs AS Roma

Liga Champions
Montella Sebaiknya Kembali ke Formasi 4-3-3

Montella Sebaiknya Kembali ke Formasi 4-3-3

Liga Italia

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM