Mantan Pilar Stoke Anggap Cahill Tak Punya Kemampuan Satu Lawan Satu - Kompas.com

Mantan Pilar Stoke Anggap Cahill Tak Punya Kemampuan Satu Lawan Satu

Ferril Dennys
Kompas.com - 20/06/2017, 03:23 WIB
OLI SCARFF/AFP Pemain belakang Chelsea, Gary Cahill, merayakan golnya ke gawang Stoke City pada partai lanjutan Premier League - kasta pertama Liga Inggris - di Stadion Britannia, Sabtu (18/3/2017).

KOMPAS.com - Palang pintu andalan Chelsea dan timnas Inggris, Gary Cahill, dianggap sebagai bek paling payah saat duel satu lawan satu. Pendapat tersebut disampaikan eks pemain belakang Stoke City, Mike Pejic.

Pendapat Pejic muncul terkait penampilan buruk Cahill saat Inggris tumbang 2-3 dari Perancis dalam laga persahabatan di Stade de France, Selasa (13/6/2017).

Cahill dipercaya turun sebagai starter oleh pelatih Gareth Southgate. Tampil selama 90 menit, pemain berusia 31 tahun itu beberapa kali mampu dilewati pemain depan lawan.

Berkaca pada performa buruk di atas lapangan, Pejic merasa Cahill tidak layak menjadi bagian Chelsea yang menjuarai Premier League atau kasta teratas Liga Inggris 2016-2017.

Baca juga:

"Saya merasa kasihan kepada kiper Jack Butland yang harus bermain di belakang bek seperti Gary Cahill, salah satu pemain bertahan terburuk dalam hal satu lawan satu," kata pilar Stoke City periode 1968–1976 itu.

Pejic pun menilai bek andalan Chelsea lainnya, David Luiz, sama buruk dengan Cahill.

"Cahill sangat mudah dieksploitasi, sama seperti David Luiz. Mereka membutuhkan perlindungan di barisan belakang Chelsea musim lalu," ucap Pejic.

Cahill mencatatkan rataan 1,08 tekel sukses per laga di liga musim lalu. Jumlah tersebut kalah dari bek muda Chelsea yang notabene bukan preferensi Manajer Antonio Conte, yakni Nathan Ake (1,50).

Cahill juga berada di bawah Cesar Azpilicueta yang mengukir 1,74 tekel sukses per pertandingan.

Rataan tekel sukses bek Chelsea:

  • Cesar Azplilicueta: 1,74
  • Natahan Ake: 1,50
  • Gary Cahill: 1,08
  • David Luiz: 0,85
  • Kurt Zouma: 0,67
  • John Terry: 0,22

PenulisFerril Dennys
EditorAloysius Gonsaga AE
SumberJUARA,
Komentar

Close Ads X