Semua Pemain Arema Berbahaya - Kompas.com

Semua Pemain Arema Berbahaya

Kontributor Gresik, Hamzah Arfah
Kompas.com - 20/05/2017, 09:09 WIB
SUCI RAHAYU/JUARA Cristian Gonzales mengeksekusi penalti saat Arema FC melawan Madura United pada partai Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (14/5/2017).

LAMONGAN, KOMPAS.com – Salah satu derbi Jawa Timur akan tersaji dalam pekan ketujuh Liga 1, saat tuan rumah Persela Lamongan menjamu Arema FC di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (21/5/2017).

Menghadapi laga tersebut, pelatih Persela Heri Kiswanto memastikan, seluruh pemain tim Laskar Joko Tingkir cukup siap untuk dimainkan dalam laga menghadapi Arema. Hanya, soal siapa yang bakal dimainkan, dia memilih untuk menunggu hingga jelang pertandingan.

“Tidak ada pemain Persela yang terkendala, semua pemain siap untuk dimainkan lawan Arema. Saya akan lihat kesiapan mereka hingga jelang pertandingan,” ucap Herkis - panggilan akrab sang pelatih, Jumat (19/5/2017).

Dalam klasemen sementara, peringkat Persela dengan Arema memang terpaut cukup jauh. Arema sementara masih kokoh menempati posisi keempat dengan koleksi 11 poin, sedangkan Persela masih tertahan di posisi ke-14 dengan perolehan tujuh poin.

Herkis menyatakan tidak akan menginstruksikan kepada anak didiknya untuk memberikan pengawalan ketat kepada satu atau dua orang pemain Arema dalam pertandingan nanti. Dia menilai semua pemain tim berjulukan Singo Edan itu cukup berbahaya dan bisa mencetak gol.

“Semua orang tahu siapa yang ada di situ, yang jelas semua pemain Arema berbahaya. Biarpun Hamka (Hamzah) main di belakang, juga bisa cetak gol, sehingga siapa pun bisa berbahaya,” kata dia.

Baca juga: Kopiah Ezra Walian dan Pesan Persatuan Indonesia

“Jadi semuanya harus antisipasi, tidak tertuju hanya pada satu orang dan lainnya diabaikan. Semua pemain lawan ada di pertahanan kami bisa membahayakan, jadi harus disikapi dengan pengawasan ketat,” tutur Herkis.

Ada kemungkinan, Herkis akan kembali mempercayakan posisi lini tengah salah satunya kepada Kosuke Uchida. Hal itu dikarenakan gelandang energik asal Jepang ini tidak dibawa dalam rombongan tim saat melawat ke Serui pada pekan sebelumnya.

Sementara di lini depan, dengan belum bergabungnya ke pemusatan latihan timnas Indonesia U-22, Saddil Ramdani berpeluang kembali dimainkan bersama dengan Ivan Carlos.

PenulisKontributor Gresik, Hamzah Arfah
EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar