Target Kuyt Juara bersama Feyenoord Sempat Dianggap Lelucon - Kompas.com

Target Kuyt Juara bersama Feyenoord Sempat Dianggap Lelucon

Kompas.com - 16/05/2017, 10:44 WIB
AFP/ROBIN VAN LONKHUIJSEN Dirk Kuyt berjalan meninggalkan lapangan Stadion De Kuip seusai laga antara Feyenoord Rotterdam dan Excelsior, Minggu (7/5/2017).

ROTTERDAM, KOMPAS.com - Dirk Kuyt berhasil mengantarkan Feyenoord Rotterdam menjuarai Eredivisie - kasta teratas Liga Belanda - musim 2016-2017. Namun, siapa sangka, soal target Kuyt membawa Feyenoord juara itu sempat dianggap lelucon.

Kejadian itu terjadi pada musim panas 2015. Ketika itu, Kuyt kembali ke Feyenoord - klub yang sempat dibelanya pada 2003-2006, seusai tiga musim membela Fenerbahce.

"Ketika datang pertama kali dua tahun lalu, saya melihat semua orang tertawa ketika saya berbicara klub ini bisa juara liga," ucap Kuyt seperti dilansir dari BBC, Senin (15/5/2017).

Prestasi Feyenoord ketika Kuyt datang memang begitu stagnan. Rival utama Ajax Amsterdam itu tak pernah menjadi juara Eredivisie sejak terakhir kalinya pada 1999.

"Saat itu, Feyenoord berada di papan atas saja, semua bergembira. Bahkan, seri 1-1 dengan Ajax, orang-orang terlihat menari di atas meja," ujar Kuyt mengisahkan.

"Hal itu seharusnya tidak terjadi. Kita seharusnya hanya bergembira ketika memenangi trofi," tutur pemain kelahiran 22 Juli 1980 itu.

Baca juga: Pelatih Berdarah Ambon Bawa Feyenoord Raih Gelar Juara Liga Belanda

Datang kembali ke Feyenoord, Kuyt langsung menunjukkan kontribusi positif. Sang kapten sukses mempersembahkan trofi Piala Belanda pada musim pertamanya.

Musim ini, Feyenoord mengakhiri puasa gelar selama 18 musim. Kuyt dkk meraih trofi juara Liga Belanda dalam pertarungan sengit hingga pekan ke-34 kontra Ajax.

"Ini adalah momen terbaik sepanjang karier saya," kata mantan pemain Liverpool itu.

AFP/ROBIN VAN LONKHUIJSEN Feyenoord Rotterdam merayakan gelar juara Eredivisie musim 2016-2017 di Stadion De Kuip, Minggu (14/5/2017).

Kuyt tampil luar biasa bersama Feyenoord. Dalam dua musim, dia mempersembahkan 31 gol dari 62 pertandingan liga.

Jumlah itu memang kalah produktif dibandingkan periode pertama Kuyt di Feyenoord, ketika mengemas 71 gol dalam tiga musim. Namun, saat itu, Kuyt dkk gagal meraih trofi bergengsi.

EditorJalu Wisnu Wirajati

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM