Cerita Wenger di Balik Keberhasilan Tak Terkalahkan Arsenal - Kompas.com

Cerita Wenger di Balik Keberhasilan Tak Terkalahkan Arsenal

Eris Eka Jaya
Kompas.com - 16/05/2017, 10:20 WIB
AFP Kiri: Foto dokumen pada 11 Mei 2002, yang memperlihatkan manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengangkat trofi Premier League usai menang 4-3 atas tamunya, Everton. (FOTO: AFP/NICOLAS ASFOURI) Kanan: Foto dokumen pada 15 Mei 2004, ketika manajer Arsenal Arsene Wenger mengangkat trofi Premier League setelah timnya mengalahkan Leichester City di Highbury, London. Ini merupakan gelar terakhir Arsenal karena sampai sekarang mereka belum pernah menjadi juara lagi. (FOTO: AFP/JIM WATSON)

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Arsenal, Arsene Wenger (67), berbagi cerita saat timnya menjadi kampiun Premier League, kasta teratas Liga Inggris, pada musim 2003-2004 dengan rekor tidak terkalahkan.

"Saya tahu memiliki tim super karena mempunyai kombinasi bagus dari kekuatan Kolo Toure dan Sol Campbell, dua 'monster' di lini belakang, serta Ashley Cole dan Lauren di bek sayap yang memang merupakan pesepak bola hebat," kata Arsene Wenger.

Pada musim sebelumnya, Arsenal takluk dalam perebutan titel dengan Manchester United yang juara dengan keunggulan lima poin atas The Gunners. Wenger pun merundingkan hal tersebut bersama pasukannya.

"Pada 2003, kami kehilangan gelar liga dan saya bertanya kepada para pemain pada masa pramusim, 'Mengapa kita kalah dalam perburuan gelar?' Mereka mengatakan, 'Karena Anda'. Saya tanya, 'Mengapa?' dan mereka bilang karena saya memberikan tekanan terlalu besar," ujar Wenger.

"Lalu, saya mengatakan bahwa saya percaya mereka bisa menjuarai liga tanpa terkalahkan. Saya bilang, 'Saya benar-benar percaya kita bisa melakukannya. Kita hebat dan Anda bisa melakukan sesuatu yang spesial'," tutur Wenger.

Keyakinan Wenger ternyata bukan isapan jempol belaka.

"Saya tidak tahu bagaimana akhirnya bisa terjadi. Akan tetapi, pertandingan demi pertandingan kami tidak pernah kalah hingga juara dengan menyisakan lima pertandingan lagi," ucap Wenger.

"Biasanya, Anda akan kalah pada pertandingan selanjutnya karena semua pemain bersantai. Jadi, saya mengatakan kepada para pemain yang ingin beristirahat sejenak, 'Sekarang, Anda bisa menjadi abadi'," tutur Wenger.

Arsenal memenangi kompetisi paling elite di Negeri Ratu Elizabeth II pada 2004 dengan koleksi 90 poin lewat raihan 26 kemenangan dan 12 hasil imbang! (Septian Tambunan)

PenulisEris Eka Jaya
EditorEris Eka Jaya
SumberJUARA
Komentar

Terkini Lainnya

Borneo FC Ajukan Banding karena Diego Michels Dihukum Enam Laga

Borneo FC Ajukan Banding karena Diego Michels Dihukum Enam Laga

Liga Indonesia
Teguran Salihamidzic Bikin Ancelotti Berhenti Merokok

Teguran Salihamidzic Bikin Ancelotti Berhenti Merokok

Liga Lain
Marco Asensio Ingin seperti Zidane

Marco Asensio Ingin seperti Zidane

Liga Spanyol
Arsenal Tak Punya Alasan Irit untuk Cari Pengganti Sanchez

Arsenal Tak Punya Alasan Irit untuk Cari Pengganti Sanchez

Liga Inggris
Diego Costa Minta Chelsea Turunkan Harga

Diego Costa Minta Chelsea Turunkan Harga

Liga Inggris
Luis Milla Ingatkan Potensi Ancaman Timor Leste

Luis Milla Ingatkan Potensi Ancaman Timor Leste

Liga Indonesia
Jatuh Cinta kepada Persija dan Jakmania, Reinaldo Ingin Bertahan Lama

Jatuh Cinta kepada Persija dan Jakmania, Reinaldo Ingin Bertahan Lama

Liga Indonesia
Persegres Ajak Dua Pemain Asing Baru ke Markas Persib Bandung

Persegres Ajak Dua Pemain Asing Baru ke Markas Persib Bandung

Liga Indonesia
Memprihatinkan! Hanya 1.664 Penonton Saat Arema FC Jamu Persiba

Memprihatinkan! Hanya 1.664 Penonton Saat Arema FC Jamu Persiba

Liga Indonesia
Hadapi Laga Berat, Sriwijaya FC Dihantui Krisis Lini Belakang

Hadapi Laga Berat, Sriwijaya FC Dihantui Krisis Lini Belakang

Liga Indonesia
Kapan Saat yang Pas buat Timnas U-22 Bobol Gawang Timor Leste

Kapan Saat yang Pas buat Timnas U-22 Bobol Gawang Timor Leste

Liga Indonesia
Arsyad Setia bersama Persegres meski Dirayu Dua Klub

Arsyad Setia bersama Persegres meski Dirayu Dua Klub

Liga Indonesia
Dilibas Arema FC, Pelatih Persiba Kecewa karena Pasukannya Lengah

Dilibas Arema FC, Pelatih Persiba Kecewa karena Pasukannya Lengah

Liga Indonesia
Terungkap, Djanur Akan Jadi Penasehat Malang United

Terungkap, Djanur Akan Jadi Penasehat Malang United

Liga Indonesia
Jadi Tumbal El Clasico, Suarez Absen Empat Pekan

Jadi Tumbal El Clasico, Suarez Absen Empat Pekan

Liga Spanyol