Beban Ganda Nilmaizar ketika Semen Padang Menjamu Persib - Kompas.com

Beban Ganda Nilmaizar ketika Semen Padang Menjamu Persib

Kompas.com - 13/05/2017, 09:06 WIB
YAN DAULAKA/BOLA/JUARA.net Pelatih Semen Padang, Nilmaizar, dalam konferensi pers seusai melawan Mitra Kukar di Piala Jenderal Sudirman, Senin (23/11/2015)

KOMPAS.com - Menjamu Persib, Sabtu (13/5/2017) di Stadion Agus Salim, menjadi beban ganda pelatih Nilmaizar. Tak hanya dituntut untuk meraih kemenangan, ia juga harus membuktikan kepada publik sepak bola Sumatera Barat kalau pasukan berjuluk Kabau Sirah itu siap bersaing di papan atas.

Kemenangan adalah harga yang tak bisa ditawar bagi Hengky Ardiles dan kawan-kawan. Selain merupakan partai kandang, Semen Padang juga menang 4-0 atas lawan sama di Torabika Soccer Championship.

Hal lebih penting bagi tim dari Bukit Indarung itu adalah mengembalikan marwah Agus Salim yang sempat ternoda oleh tamu sesama Sumatera, Sriwijaya FC, dalam laga pembuka Liga 1.

Pasukan Wong Kito mampu menutup ambisi tuan rumah untuk mengemas tiga poin dengan menahan mereka bermain imbang 1-1.

Setidaknya, SP bangkit dan menang dramatis kontra Persipura Jayapura pada laga kandang kedua. Kalah dalam ball possession, SP menang lewat gol tunggal Riko Simanjuntak.

Pasukan Nilmaizar memang lumrah ditekan lawan sepanjang dua kali 45 menit walau kondisi ini mencemaskan para pendukungnya. Hal itu diharapkan tak terjadi lagi pada laga kontra Persib. 

Tim tamu yang datang kali ini memang tak kelah hebat ketimbang Persipura. Maung Bandung datang dengan tekad bulat untuk mengubah nasib mereka yang selama ini selalu kandas main di Padang.

Jika Persib mempunyai keleluasan memilih pemain, Nil masih harus dibebani persoalan cedera beberapa pemain inti.

Gelandang Ko Jae-sung masih belum pulih. Bek sayap Boas Atururi juga belum dipastikan bisa bermain. Kiper utama Jandia Eka Putra mengalami cedera utut sementara kiper pelapis pun masih berbalut perban akibat luka robek di pangkal telinganya.

Rotasi pemain muda yang dilakukan pelatih Nil dalam beberapa pertandingan terakhir juga belum efektif.

Kevin Ivander, Fino Adrianas, Syamsul Bahri, Adi Nugroho dan Fridolin belum stabil. Sekaligus ini menjadi peluang lawan untuk bisa mencetak gol lebih awal.

Sementara, tim tamu datang dengan sederet nama pemain muda yang matang. Febri dan Zola adalah dua nama yang mampu mengimbangi permainan pemain senior lawan. Kondisi ini berbeda jauh dibanding pemain muda tuan rumah.

Satu hal pasti, pertemuan Semen Padang melawan Persib adalah laga panas yang menjanjikan kualitas sepak bola tingkat tinggi.

EditorAloysius Gonsaga AE
SumberJUARA
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM