Shakespeare: Ruang Ganti Leicester Dipenuhi Kesedihan - Kompas.com

Shakespeare: Ruang Ganti Leicester Dipenuhi Kesedihan

Eris Eka Jaya
Kompas.com - 27/04/2017, 11:02 WIB
AFP/OLI SCARFF Manajer Leicester City, Craig Shakespeare, memberi instruksi kepada anak-anak asuhnya dari tepi lapangan pada pertandingan Liga Champions di Stadion King Power, Selasa (14/3/2017).

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Leicester City, Craig Shakespeare (53), menyampaikan pandangan terkait kekalahan 0-1 dari Arsenal dalam laga Premier League, kasta teratas Liga Inggris, di Stadion Emirates, Rabu (26/4/2017).

Leicester City takluk akibat gol bunuh diri yang dicetak oleh Robert Huth (menit ke-86).

"Kami menunjukkan daya tahan di lini belakang. Akan tetapi, kami tidak akan mendapat poin di klasemen dengan memamerkan hal tersebut," kata Craig Shakespeare kepada BBC.

"Kami mampu membatasi ruang gerak mereka hingga kalah secara kejam akibat bola hasil tembakan yang berbelok," ucap Shakespeare.

Pertahanan Leicester memang tampil apik. Terbukti, mereka mengungguli Arsenal dari segi tekel (14 berbanding 10) dan sapuan (39; 15).

Namun, sang juara bertahan harus tersungkur karena Huth salah mengantisipasi tembakan bek kiri Arsenal, Nacho Monreal, sehingga bola membentur badannya dan bergulir masuk ke gawang Kasper Schmeichel.

Kekalahan dari Arsenal dinilai Shakespeare berdampak negatif kepada para pemain.

"Ruang ganti kami dipenuhi kesedihan," ujar Shakespeare.

"Kami belum mempunyai cukup poin dan kami mesti menambah poin lagi," tutur Shakespeare.

Kegagalan mencuri poin di markas Arsenal membuat Leicester tertahan di peringkat ke-15 klasemen dengan raihan 37 poin. Mereka hanya berada enam poin di atas zona degradasi. (Septian Tambunan).

PenulisEris Eka Jaya
EditorEris Eka Jaya
SumberJUARA
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM