Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cetak Gol Ke-100, Ronaldo Minta "Fans" Menghormatinya

Kompas.com - 19/04/2017, 23:06 WIB

KOMPAS.com - Cristiano Ronaldo mencetak gol ke-100 di Liga Champions ketika melakukan hat-trick saat Real Madrid mengalahkan FC Bayern Muenchen 4-2 pada leg kjedperempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu, Selasa (18/4/2017). Catatan tersebut menjadi alasan Ronaldo meminta para suporter Real Madrid menghormatinya.

Ronaldo mencetak gol pada menit ke-76, 105, dan 110. Torehan tersebut membuatnya menjadi pemain pertama yang bisa mencetak 100 gol di Liga Champions, tanpa menghitung gol yang dia lesakkan pada babak kualifikasi.

Pencapaian pria kelahiran Madeira, Portugal, itu seolah menjawab kritik dari sekelompok suporter El Real yang mengecamnya.

Ronaldo dinilai kurang menunjukkan kontribusi untuk tim dan malas berjuang mendapatkan bola. Dia bahkan sempat menjadi sasaran cemoohan suporter.

Dengan tiga gol yang meloloskan Real Madrid ke babak semifinal itulah, Ronaldo meminta para suporter tidak lagi menyorakinya.

Baca Juga:

Gara-gara Ronaldo, Ancelotti Dukung Penggunaan VAR di Liga Champions

Cetak "Hat-trick", Ronaldo Ungkap Arti Selebrasi Telunjuk Tutup Mulut

Ronaldo: Bayern Bisa Cetak Gol di Mana Pun, tetapi Madrid Lebih Baik

"Saya ingin mereka berhenti menyiuli dan mencemooh saya. Mungkin tidak setiap pekan saya bisa mencetak gol, tetapi saya selalu memberi kemampuan terbaik dan bekerja keras untuk tim," ujar Ronaldo.

Kemenangan ini membuat Madrid lolos dengan keunggulan agregat akhir 6-3 atas Bayern. Madrid pun menjadi tim pertama yang lolos ke semifinal Liga Champions dalam 7 musim beruntun.

Secara kebetulan, sembilan dari 100 gol Ronaldo terjadi ke gawang FC Bayern Muenchen.

Tiga gol ke gawang Bayern juga menjadi hat-trick keenam Ronaldo di Liga Champions. Dia hanya butuh satu kali hat-trick lagi untuk menyamai bintang FC Barcelona, Lionel Messi.

Messi saat ini menjadi pemain dengan rekor hat-trick terbanyak di Liga Champions (7 kali).

Menurut Ronaldo, dominasi atas Bayern dalam dua leg babak perempat final sudah membuktikan bahwa Real Madrid punya kualitas lebih dibanding lawan mereka asal Jerman itu.

"Bayern tim yang sangat bagus, tetapi Madrid adalah Madrid. Kami terbiasa menderita dan bangkit," tuturnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber JUARA


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com