AC Milan Era Montella Tampil Lebih Baik pada Babak Kedua - Kompas.com

AC Milan Era Montella Tampil Lebih Baik pada Babak Kedua

Kompas.com - 18/04/2017, 08:50 WIB
MIGUEL MEDINA / AFP AC Milan merayakan gol pertama ke gawang Palermo yang dicetak Suso dalam pertandingan Liga Italia 2016-2017 di Stadion San Siro, Milan, Italia, pada Minggu (9/4/2017).

KOMPAS.com - Kalau boleh memilih, AC Milan mungkin akan lebih suka jika semua pertandingan Serie A musim ini adalah babak kedua. Soalnya, Milan adalah spesialisnya.

Sepanjang musim ini, Milan sudah berkali-kali menyelamatkan hasil, entah itu kemenangan ataupun sekadar skor imbang, berkat penampilan pada babak kedua.

Hasil imbang 2-2 melawan Inter Milan dalam Derby della Madonnina akhir pekan kemarin adalah kejadian paling ekstrem dari kebiasaan Milan tersebut.

Tertinggal 0-2 pada babak pertama, Milan mampu menyamakan skor dengan gol terakhir tercipta pada menit ketujuh injury time! Benar-benar penyelamatan pada titik paling ujung pertandingan.

Sejauh ini, Milan sudah 12 kali mendapatkan hasil berkat gol-gol penentu yang tercipta pada babak kedua. Sembilan di antaranya berupa raihan kemenangan.

Pada pekan ke-4 (16/9/2016), gol Carlos Bacca pada menit ke-85 memastikan kemenangan 1-0 atas Sampdoria.

Kemudian, pada pekan ke-7 (2/10/2016), Sassuolo dipukul 4-3 dengan tiga gol dicetak Milan pada babak kedua. Skor babak pertama 1-1 dan Milan bahkan sempat tertinggal 1-3 pada awal babak kedua.

Lantas kemenangan 1-0 atas Juventus pada putaran ke-9 (22/10/2016) ditentukan oleh gol Manuel Locatelli pada pertengahan babak kedua.

Hasil 1-0 kontra Pescara di giornata 11 (30/10/2016) juga didapatkan lewat gol yang tercipta pada 45 menit kedua.

Pada 26 November 2016, pekan ke-14, Milan sempat ditahan Empoli 1-1 pada babak pertama. Namun, dalam selang hanya 16 menit, Milan mencetak tiga gol pada babak kedua untuk menang 4-1.

Sepekan kemudian, giliran Gianluca Lapadula memastikan kemenangan 2-1 atas Crotone lewat gol pada menit-menit penghabisan. Crotone sempat menahan Milan 1-1 pada babak pertama.

Berlanjut ke kemenangan 1-0 atas Cagliari pada pekan ke-19 (8/1/2017). Bacca baru mengubah skor pada menit ke-88.

Pada partai tunda pekan ke-18 yang baru digelar 8 Februari 2017, Milan seperti sudah pasrah hanya meraih hasil 0-0 di kandang Bologna. Mereka sudah susah payah karena kehilangan Gabriel Paletta dan Juraj Kucka karena kartu merah.

Ternyata, pada menit ke-89, Mario Pasalic mampu mengubah skor menjadi 1-0!

Terakhir kali Milan menang karena mencetak gol pada babak kedua adalah saat mengalahkan Chievo 3-1 di pekan ke-27 (4/3/2017). Lawan sempat mengimbangi 1-1 pada babak pertama, tetapi Bacca dan Lapadula berhasil menambah gol setelah turun minum.

Selain sembilan kemenangan, Milan juga mengamankan tiga hasil seri berkat keberhasilan mencetak gol pada babak kedua. Aksi mengatasi ketertinggalan 0-2 pada babak pertama saat melawan Inter bukan kejadian pertama.

Milan sudah pernah melakukannya saat melawan Torino pada pekan ke-20 (16/1/2017).

Lantas, Milan juga menyelamatkan satu poin ketika mengimbangi Lazio 1-1 pada putaran ke-24 (13/2/2017). Gol Milan ketika itu dicetak Suso pada menit ke-85.

Total ada 21 poin yang bisa diamankan Milan berkat peningkatan penampilan pada babak kedua.

Jumlah yang signifikan karena tanpa 21 poin itu, Milan kini bisa saja berada pada peringkat 14 klasemen sehingga tidak lagi punya peluang lolos ke kompetisi antarklub Eropa musim depan.

Karena terjadi berkali-kali, sudah pasti ini bukan kebetulan. Pelatih Vincenzo Montella pasti sudah melakukan kerja yang bagus pada jeda babak.

Spesialisasi Milan pada babak kedua juga menjelaskan bahwa tim Milan kali ini sudah kembali memiliki fighting spirit, sesuatu yang menghilang dalam beberapa tahun terakhir. (Dwi Widijatmiko)

EditorEris Eka Jaya
SumberJUARA,
Komentar
Terkini Lainnya
Bela Marseille, Valere Germain Ikuti Jejak Sang Ayah
Bela Marseille, Valere Germain Ikuti Jejak Sang Ayah
Liga Lain
James Rodriguez Dilarang Gegabah
James Rodriguez Dilarang Gegabah
Liga Spanyol
Saat Semua Pemain Man United Ingin Tendang Ronaldinho
Saat Semua Pemain Man United Ingin Tendang Ronaldinho
Liga Inggris
Spesialis Tendangan Bebas Menuju AC Milan
Spesialis Tendangan Bebas Menuju AC Milan
Liga Italia
Penyerang Buruan Arsenal Bernilai Rp 745 Miliar
Penyerang Buruan Arsenal Bernilai Rp 745 Miliar
Liga Inggris
Jose Mourinho Ditinggal Sang Ayah
Jose Mourinho Ditinggal Sang Ayah
Liga Inggris
Victor Wanyama Hanya Dapat Penghormatan Satu Hari di Tanzania
Victor Wanyama Hanya Dapat Penghormatan Satu Hari di Tanzania
Internasional
Arturo Vidal Mengaku Kelabakan Melawan Australia
Arturo Vidal Mengaku Kelabakan Melawan Australia
Internasional
Resmi, De Boer Menjadi Manajer Crystal Palace
Resmi, De Boer Menjadi Manajer Crystal Palace
Liga Inggris
Liverpool Tolak Tawaran Rp 186 Miliar dari Napoli untuk Moreno
Liverpool Tolak Tawaran Rp 186 Miliar dari Napoli untuk Moreno
Liga Inggris
Pencetak Gol Salto Italia Termotivasi untuk Semakin Matang
Pencetak Gol Salto Italia Termotivasi untuk Semakin Matang
Liga Italia
Putra Zidane 'Disekolahkan' ke Alaves
Putra Zidane "Disekolahkan" ke Alaves
Liga Spanyol
Penyerang Cile Ini Sulit Berkata-kata Setelah Antar Timnya ke Semifinal
Penyerang Cile Ini Sulit Berkata-kata Setelah Antar Timnya ke Semifinal
Internasional
Mantan Gelandang Liverpool Minta Sturridge Tinggalkan Anfield
Mantan Gelandang Liverpool Minta Sturridge Tinggalkan Anfield
Liga Inggris
Giliran Raiola yang Berkicau Donnarumma Akan Bertemu Milan
Giliran Raiola yang Berkicau Donnarumma Akan Bertemu Milan
Liga Italia

Close Ads X