Bayern Muenchen Vs Real Madrid, Potensi Kejutan Bangku Cadangan - Kompas.com

Bayern Muenchen Vs Real Madrid, Potensi Kejutan Bangku Cadangan

Anju Christian
Kompas.com - 12/04/2017, 18:48 WIB
PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFP Penyerang Real Madrid, Alvaro Morata, merayakan gol ke gawang Celta Vigo, dalam laga La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (27/8/2016) waktu setempat.

KOMPAS.com - Nama Alvaro Morata mungkin tak masuk susunan starter Real Madrid saat melawan tuan rumah Bayern Muenchen pada partai pertama perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (12/4/2017).

Bukan berarti pemilik nomor punggung bernomor 21 itu tidak memiliki potensi bahaya untuk Bayern. Sudah berkali-kali Morata membuktikan ketajamannya meski masuk dari bangku cadangan.

Korban terakhirnya adalah Napoli pada partai kedua babak 16 besar di Stadion San Paolo, 7 Maret 2017. Saat itu, Madrid menang dengan skor 3-1.

Gol penutup tim berjulukan Los Blancos berasal dari Morata yang baru masuk menggantikan Karim Benzema pada menit ke-77.

Hanya 14 menit berselang, striker berusia 24 tahun itu menggetarkan gawang Pepe Reina dengan memotong umpan Cristiano Ronaldo.

Baca: Di Timnas, Ada "Jose Mourinho" di Sisi Luis Milla

Lesakan itu menjadi kali ketiga buat Morata di kompetisi kasta teratas Eropa. Serupa lesakan ke gawang Napoli, dua gol lainnya juga diciptakan dia sebagai pemain pengganti.

Predikat super-sub memang melekat dalam diri Morata pada musim ini, tidak terkecuali di La Liga - kasta teratas Liga Spanyol. Dari sebelas golnya, enam di antaranya juga dibukukan Morata saat mengawali laga dari bangku cadangan.

Berbekal catatan tersebut, Morata pun menjadi pemain pengganti paling tajam di La Liga musim ini.

Lantas, apakah Morata mampu mengonfirmasi predikatnya di Allianz Arena?

Sejarah membuktikan sulit. Dia sudah menjalani dua pertandingan melawan Bayern sepanjang kariernya. Hal itu terjadi pada babak 16 besar Liga Champions 2015-2016.

Dalam dua pertandingan itu, Morata selalu gagal mencetak gol.

Namun, Morata memiliki tuah lain dengan selalu menyumbangkan satu assist dalam dua partai tersebut.

Servis terakhirnya tercipta dengan indah. Dengan solo run dari daerah sendiri, dia mengelabui beberapa pemain Bayern dan melepaskan umpan ke Juan Cuadrado, yang menggetarkan jala Manuel Neuer.

Menilik tren dan catatan historis Morata, Bayern sudah sepantasnya waspada.

PenulisAnju Christian
EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar
Terkini Lainnya

Close Ads X