Edy Belum Sukses Mereformasi Sepak Bola Halaman 1 - Kompas.com

Edy Belum Sukses Mereformasi Sepak Bola

Yesayas Oktovianus
Kompas.com - 12/04/2017, 12:02 WIB
Juara.net/Segaf Abdullah Joko Driyono, Edy Rahmayadi, Berlinton Siahaan, dan Ade Wellington hadir memberikan keterangan pada sosialisasi Liga 1 di Makostrad, Kamis (16/3/2017).

KOMPAS.com - Harapan komunitas sepak bola nasional dan masyarakat umumnya, melambung tinggi ketika nama Edy Rahmayadi digadang bakal memimpin PSSI Reformasi yang diinginkan pemerintah.
 
Itu terjadi hampir setengah tahun lalu ketika PSSI berada dalam pembekuan oleh pemerintah. Presiden Joko Widodo dalam beberapa kesempatan memang menyuarakan keinginan pemerintah untuk melakukan reformasi total di sepak bola, tentu dengan target jangka panjang sepak bola Indonesia menjadi salah satu kekuatan menakutkan di Asia.
 
Dukungan pemerintah kepada Edy dengan asumsi latar belakang militer yang melekat pada Edy saat ini diharapkan akan mampu membersihkan semua kotoran di PSSI, mulai dari perbaikan organisasi, sumber daya manusia dan regulasi serta kompetisi di semua level.
 
Dengan agenda tersebut, maka dalam kurun waktu tiga-lima tahun ke depan, minimal Indonesia sudah bisa menjadi yang terbaik di kawasan ASEAN, menggeser posisi Thailand. 
 
Proses menuju singgasanah PSSI 1 bagi Edy juga tidak mengalami hambatan, kalau tidak dibilang sangat mulus. Mayoritas voters mengarahkan dukungan dan pilihannya kepada Edy di Kongres Tahunan di Ancol, Jakarta, November 2016.
 
Alhasil, Edy akhirnya menjadi Ketua PSSI, didampingi dua wakil ketua dan 12 angota Komite Eksekutif (Exco).
DOK. GTS Edy Rahmayadi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI untuk periode 2016-2020 dalam Kongres PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/11/2016).
 
Sampai saat ini, setelah seratus hari lebih "kabinet" Edy bekerja, tidak terlihat adanya agenda reformasi yang dikedepankan untuk dijalankan. Sebaliknya, program dan pola kerja masa lalu yang sangat dominan.
 
Tim nasional dibebani target secara instan, kompetisi strata tertinggi Liga 1 diikuti tim-tim "sakit" dan ilegal, organisasi dibentuk semau gue tanpa mengikuti arahan dan petunjuk statuta, dan tidak ada transparansi. 
 
Ketika menggelar launching operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), Edy hanya menyebut sponsor utama Go Jek Traveloka mengucurkan dana title right untuk semusim sebesar Rp 180 miliar. Sedangkan berapa dana dari hak siar televisi yang dipegang oleh TVOne, tidak disebutkan sama sekali. 
 
Dua tahun lalu, ramai di media menyebut Qatar National Bank (QNB) menyediakan dana sebesar Rp 500 miliar untuk menjadi sponsor utama kompetisi Liga Super dalam semusim. Sedangkan, pada turnamen Piala Presiden dua tahun lalu, dana yang didapat dari hak siar televisi sebesar Rp 375 miliar. 

Page:
EditorJalu Wisnu Wirajati

Komentar

Terkini Lainnya

Maradona Ungkap Kelebihan Dirinya yang Tak Dimiliki Messi

Maradona Ungkap Kelebihan Dirinya yang Tak Dimiliki Messi

Internasional
Jadwal Siaran Langsung Akhir Pekan Ini, Man City Vs Tottenham

Jadwal Siaran Langsung Akhir Pekan Ini, Man City Vs Tottenham

Corner
Perusahaan di Papua Harus Bantu Sepak Bola Usia Dini

Perusahaan di Papua Harus Bantu Sepak Bola Usia Dini

Liga Indonesia
2 Laga Beruntun, Ezra Walian Absen Bela Almere City

2 Laga Beruntun, Ezra Walian Absen Bela Almere City

Liga Lain
Andrea Barzagli Tutup Pintu Rapat buat Timnas Italia

Andrea Barzagli Tutup Pintu Rapat buat Timnas Italia

Liga Indonesia
Reaksi Presiden Selangor FA soal Kritik Ketum PSSI

Reaksi Presiden Selangor FA soal Kritik Ketum PSSI

Liga Indonesia
Alasan Putu Gede Bela Bhayangkara FC

Alasan Putu Gede Bela Bhayangkara FC

Liga Indonesia
Immobile, Pengukir 20 Gol Tercepat pada Musim Ini

Immobile, Pengukir 20 Gol Tercepat pada Musim Ini

Liga Italia
Bali United Jamu Tampines Rovers di Stadion I Wayan Dipta

Bali United Jamu Tampines Rovers di Stadion I Wayan Dipta

Liga Indonesia
Ke Final, Persik Kendal Dipastikan Promosi ke Liga 2

Ke Final, Persik Kendal Dipastikan Promosi ke Liga 2

Liga Indonesia
Neville: Man City Akan Juara Liga Inggris dengan Selisih 15-20 Poin

Neville: Man City Akan Juara Liga Inggris dengan Selisih 15-20 Poin

Liga Inggris
Bek asal Jepang Ini Menanti Tawaran Persib dan Persebaya

Bek asal Jepang Ini Menanti Tawaran Persib dan Persebaya

Liga Indonesia
Djanur Berburu Amunisi Baru PSMS hingga Malaysia

Djanur Berburu Amunisi Baru PSMS hingga Malaysia

Liga Indonesia
Syarat Persija Bisa Gunakan Gelora Bung Karno untuk Piala AFC 2018

Syarat Persija Bisa Gunakan Gelora Bung Karno untuk Piala AFC 2018

Liga Indonesia
Pilar Persib Belum Bergabung, Gomez Maksimalkan Pemain Diklat

Pilar Persib Belum Bergabung, Gomez Maksimalkan Pemain Diklat

Liga Indonesia

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM