Bela Messi soal Kasus Hinaan, Maradona Ungkit Tandukan Zidane - Kompas.com

Bela Messi soal Kasus Hinaan, Maradona Ungkit Tandukan Zidane

Kompas.com - 31/03/2017, 14:12 WIB
DANIEL GARCIA/AFP Ekspresi Diego Maradona (kiri) dan Lionel Messi setelah Argentina kalah dari Jerman pada perempat final Piala Dunia 2010 di Stadion Green Point, Cape Town, 3 Juli 2010.

KOMPAS.com - Penyerang legendaris Argentina, Diego Maradona (56), ikut angkat bicara soal hukuman empat pertandingan yang dijatuhkan FIFA kepada Lionel Messi.

Diego Maradona menilai perbuatan Messi tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kejadian pada final Piala Dunia 2006 saat kapten Perancis, Zinedine Zidane, menyundul dada bek Italia, Marco Materazzi.

Pada saat itu, Zidane terprovokasi oleh kalimat Materazzi terkait adiknya.

"Saya pikir hinaan Messi adalah tindakan refleks. Coba bandingkan dengan refleks Zidane yang menanduk Materazzi," kata Maradona kepada TyC Sports, Kamis (30/3/2017).

"Messi merupakan pemain sensasional yang tidak pernah mengeluhkan apa pun," ucap Maradona.

Messi terbukti menghina asisten wasit, Emerson Augusto de Carvalho, dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan kontra Cile, Kamis (23/3/2017).

Messi diberitakan marah pada akhir pertandingan karena Carvalho mengangkat bendera pertanda pelanggaran yang dilakukan kapten Argentina itu.

Gerak tubuh dan ucapan Messi dianggap menghina asisten wasit.

Absennya Messi akan menjadi kerugian sangat besar bagi Argentina.

Saat bermain dengan Messi, Argentina mampu mencatatkan persentase kemenangan sebesar 83,3 persen (5 menang, 1 kalah).

Namun, saat tak ada sang megabintang, persentase kemenangan Tim Tango merosot 70,8 persen ke angka 12,5 persen (1 menang, 4 seri, 3 kalah). (Septian Tambunan)

EditorEris Eka Jaya
SumberJUARA
Komentar