Saat Luis Milla "Melindungi" Pasukan Timnas U-22 - Kompas.com

Saat Luis Milla "Melindungi" Pasukan Timnas U-22

Ferril Dennys
Kompas.com - 21/03/2017, 06:57 WIB
KRISTIANTO PURNOMO Pelatih timnas Indonesia Luis Milla melatih timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/3/2017). Pertandingan persahabatan antara Indonesia dan Myanmar akan berlangsung Selasa (20/3/2017) mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO


JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla, mengeluarkan pernyataan menarik dalam jumpa pers jelang pertandingan uji coba melawan timnas Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (21/3/2017).

Pernyataan menarik tersebut bukan target soal kemenangan yang biasanya didengungkan pelatih sebelum melawan tim lain. Bahkan, kata "kemenangan" pun sama sekali tidak terucap dari mulut pelatih asal Spanyol tersebut.

"Perlu saya ulangi, kami adalah tim muda yang dalam tahap kontruksi dan kami akan melawan tim berpengalaman. Apa pun hasilnya saya berharap bersabar karena jalan masih panjang," kata Milla. 

Pesan penting yang disampaikan Milla adalah untuk menyadarkan publik soal proses panjang pasukannya, sebelum berlaga di SEA Games 2017. Dia tidak ingin anak asuhnya terbebani.

Luis Milla sadar betul bahwa publik sangat mengharapkan dia langsung meraih hasil positif kesempatan pertamanya. Terlebih, pelatih yang membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa U-21 pada 2011 ditargetkan bisa meraih medali emas bagi di Indonesia di SEA Games 2017.  

Namun, Milla tidak ingin timnya terbebani, mengingat skuad yang berisi 26 pemain ini baru dibentuk melalui tiga tahap seleksi yang digelar sejak Februari 2017.

Jalan Milla untuk membuat skuad nan tangguh memang masih panjang, jelang bertarung di SEA Games 2017 Malaysia yang mulai digelar pada 19 Agustus 2017. Laga melawan Myanmar hanya langkah awal bagi Milla untuk mengukur kekuatan Evan Dimas dan kawan-kawan.

"Kami melakukan persiapan hampir sebulan. Hampir semua pemain muda. Laga melawan Myanmar merupakan bagian dari penjalanan panjang kami," ucap Milla.

Selain itu, laga uji coba ini juga menjadi sebuah kesempatan tepat untuk mengetahui Ezra Walian. Sekalipun, pemain Ezra itu baru bergabung dengan tim pada Minggu (19/3/2017), berbeda dengan pemain lain yang sudah mengikuti latihan sejak dua hari sebelumnya.

Penyerang Jong Ajax tersebut bisa tampil pada laga nanti setelah permohonan kewarganegaraan Indonesia-nya telah disetujui Presiden Joko Widodo.Dengan demikian, Milla memiliki opsi lain untuk lini depannya.

"Menurut saya, dia (Ezra) pemain berbakat sehingga cocok dengan sistem permainan kami," ujar pelatih asal Spanyol tersebut.

KRISTIANTO PURNOMO Pemain timnas Indonesia berlatih di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/3/2017). Pertandingan persahabatan antara Indonesia dan Myanmar akan berlangsung Selasa (20/3/2017) mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Ezra diharapkan bisa menjadi solusi dari permasalahan awal yang dihadapi Milla. Beberapa waktu lalu, Milla mengakui minimnya stok penyerang.

Tengok saja bagaimana Milla hanya menyeleksi empat penyerang yang dua di antaranya, Ahmad Nur Hardianto dan Dendi Sulistyawan, masuk skuad untuk melawan Myanmar.

Menurut Milla, permasalahan seperti itu tidak hanya terjadi di Indonesia. Di negara lain pun demikian, ketika pemain asing lebih dominan untuk posisi striker dan defender.   

Tiga penyerang pilihan Luis Milla memang belum pernah menjajal kekuatan Myanmar. Namun, Milla memiliki setidaknya 11 pemain lain yang cukup berpengalaman melawan Myanmar, sebut saja Evan Dimas dan Putu Gede Juni Antara.

Akan tetapi, Milla tidak ingin di atas angin. Dia malah meminta anak asuhnya untuk waspada.

"Saya tidak ada menanyakan apa pun kepada 11 pemain yang pernah melawan Myanmar. Saya menghormati Myanmar. Mereka datang dengan pemain senior bertalenta dan pemain muda berbakat," kata Milla.

Sebanyak 10 dari 21 pemain yang dibawa Gerd Zeise memang pemain senior. Gerd sedang berusaha mewujudkan mimpi rakyat Myanmar melihat tim nasional mereka bermain di Piala Asia untuk kali pertama dalam 48 tahun.

Setelah melawan Indonesia, Myanmar akan melakoni laga kualifikasi Piala Asia 2019 putaran terakhir melawan India pada 28 Maret 2017. 

Dengan demikian, kedua pelatih menjadikan laga ini sebagai pijakan untuk langkah  besar bagi negara masing-masing. Langkah siapa yang akan lebih mantap? 

May the best team win...

Kompas.com/Ferryl Dennys Evan Dimas dan Luis Milla hadir pada konferensi pers jelang pertandingan uji coba antara timnas Indonesia dan Myanmar, Senin (20/3/2017).

PenulisFerril Dennys
EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar

Terkini Lainnya

5 Isu Transfer Musim Ini yang Tak Kalah Seru dari 'Game of Thrones'

5 Isu Transfer Musim Ini yang Tak Kalah Seru dari "Game of Thrones"

Corner
Ribut dengan Pemilik Restoran, Pelatih Timnas Turki Kehilangan Jabatan

Ribut dengan Pemilik Restoran, Pelatih Timnas Turki Kehilangan Jabatan

Internasional
Di West Ham, Joe Hart Kembali Pakai Nomor Kostum Kenangan

Di West Ham, Joe Hart Kembali Pakai Nomor Kostum Kenangan

Liga Inggris
Apa Ucapan Luis Milla yang Memotivasi Pemain Timnas U-22?

Apa Ucapan Luis Milla yang Memotivasi Pemain Timnas U-22?

Liga Indonesia
Pemain Timnas U-22 Didenda Rp 13 Juta karena Jatuhkan Pemain Malaysia

Pemain Timnas U-22 Didenda Rp 13 Juta karena Jatuhkan Pemain Malaysia

Liga Indonesia
Kaka Berharap Neymar Ambil Keputusan yang Tepat

Kaka Berharap Neymar Ambil Keputusan yang Tepat

Liga Spanyol
Dua Pemain Timnas U-22 yang Gagal Tampil di SEA Games 2017

Dua Pemain Timnas U-22 yang Gagal Tampil di SEA Games 2017

Liga Indonesia
Mourinho Ingin Tularkan Keberhasilan di Real Madrid ke Man United

Mourinho Ingin Tularkan Keberhasilan di Real Madrid ke Man United

Liga Inggris
Persib Sengsara karena Bertabur Pemain Bintang

Persib Sengsara karena Bertabur Pemain Bintang

Liga Indonesia
Legenda Bayern Menilai Mueller Lebih Layak daripada James

Legenda Bayern Menilai Mueller Lebih Layak daripada James

Liga Lain
Timnas U-22 Belum Bisa Serap Serangan Balik ala Ranieri

Timnas U-22 Belum Bisa Serap Serangan Balik ala Ranieri

Liga Indonesia
Persib Incar Bintang dan Kapten Timnas Thailand?

Persib Incar Bintang dan Kapten Timnas Thailand?

Liga Indonesia
Tony Sucipto Pasang Target Persib Menang di Serui

Tony Sucipto Pasang Target Persib Menang di Serui

Liga Indonesia
Klub Baru Zulham Zamrun

Klub Baru Zulham Zamrun

Liga Indonesia
Herkis Inginkan Hasil Manis Saat Jamu Barito Putera

Herkis Inginkan Hasil Manis Saat Jamu Barito Putera

Liga Indonesia

Close Ads X