Alasan Luis Milla Tolak Jalani Laga Tandang di Myanmar - Kompas.com

Alasan Luis Milla Tolak Jalani Laga Tandang di Myanmar

Kompas.com - 16/03/2017, 17:18 WIB
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Pelatih timnas U-22 Indonesia Luis Milla saat seleksi timnas U-22 Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemian sepak bola mengikuti seleksi pertama Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2017.

TANGERANG, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla Aspas (51), menolak tawaran untuk beruji coba tandang di Myanmar pada Sabtu (25/3/2017). Ada sejumlah alasan yang membuat pelatih asal Spanyol itu menolak agenda timnas U-22 ke luar negeri.

Hal itu disampaikan Luis Milla pada sesi jumpa pers mengenai kabar terbaru timnas Indonesia di Hotel Yasmin, Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis (16/3/2017) siang WIB.

Banyak faktor yang membuat Luis Milla menolak tawaran Myanmar tersebut. Sang pelatih ingin kondisi fisik dan mental para pemainnya terjaga.

Selain itu, Luis Milla sadar ekspektasi tinggi publik kepada timnas Indonesia. Maka, dia ingin menjaga agar harapan publik tidak luntur dengan hasil yang didapat tim arahannya.

Sebelumnya, Indonesia dijadwalkan melakoni laga uji coba internasional FIFA kontra Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (21/3/2017).

Myanmar diketahui akan menurunkan mayoritas pemain yang berlaga pada Piala AFF 2016 sebagai persiapan Pra-Piala Asia 2019.

"Kami ingin lebih dahulu membangun citra bagus kepada publik dengan kemenangan. Kami menolak tawaran bermain tandang lantaran masih membutuhkan dukungan penuh masyarakat Indonesia," ucap Milla.

Sebagai pengganti laga uji coba tandang tersebut, Milla memilih mengadakan pertandingan internal dengan membagi 26 pemain ke dalam dua tim. Hal itu seperti yang dilakukannya pada training center (TC) sebelumnya.

Adapun timnas Myanmar bakal menghadapi India, Sabtu (25/3/2017), pada uji coba kedua setelah kontra timnas U-22 Indonesia, Selasa (21/3/2017). (Segaf Abdullah) 

EditorJalu Wisnu Wirajati
SumberJUARA,
Komentar

Close Ads X