Jumat, 31 Maret 2017

Bola / Liga Lain

Media Perancis Harus Cium Kaki Gelandang PSG

FRANCK FIFE/AFP Gelandang Paris Saint-Germain, Marco Verratti, tampil dalam laga Ligue 1 melawan Olympique Marseille, di Parc des Princes, 23 Oktober 2016.

KOMPAS.com - Agen Marco Verratti, Donato Di Campli, mengancam akan membawa kliennya keluar dari Paris Saint-Germain (PSG) apabila menerima perlakuan kurang menyenangkan lagi.

Ultimatum dilontarkan Di Campli setelah pemberitaan dari media ternama Perancis, L'Equipe. Verratti disebut terlibat pesta di kelab malam sebelum PSG kalah 1-6 dari Barcelona, Rabu (8/3/2017).

Sang agen pun mengklaim bahwa kabar tersebut tidak benar. Bahkan, dia menuntut ganti rugi dari L'Equipe karena telah mencemarkan nama baik Verratti.

"Mereka harus mencium kaki Verratti kalau hal itu terjadi lagi," tutur Di Campli.

Tidak cuma itu, Di Campli juga mulai membuka pintu keluar kliennya dari PSG, meskipun kontrak kedua belah pihak masih berlangsung hingga 30 Juni 2021.

"Presiden telah mengonfirmasi keinginannya untuk membangun tim hebat. Hanya, benar pula bahwa telepon saya tidak berhenti berdering. Kalau hal serupa terjadi lagi, kami akan menyikapinya secara serius," tuturnya.

Kans Verratti untuk pergi pada bursa transfer musim panas 2017 memang belum tertutup. Dia dikabarkan menjadi buruan Juventus dan Barcelona.

Kegagalan PSG di Liga Champions juga bisa menjadi faktor pendorong. Sudah berkali-kali, gelandang tim nasional Italia itu mengutarakan hasrat meraih Si Kuping Besar, sebutan trofi Liga Champions.


Penulis: Anju Christian
Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Sumber: Transfermarkt, Premium Sport,
TAG: