Rabu, 29 Maret 2017

Bola / Liga Indonesia

Trigol dari Cristian Gonzales Dianggap Langka

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Pemain Arema FC, Cristian Gonzales (kanan) berebut bola dengan pemain Pusamania Borneo FC, Diego Michiels pada pertandingan final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Minggu (12/3/2017). Arema FC tampil menjadi juara Piala Presiden 2017 setelah menang dengan skor 5-1.

CIBINONG, KOMPAS.com - Pelatih Arema FC, Aji Santoso, mengaku takjub dengan performa Cristian Gonzales saat menang 5-1 Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (12/3/2017).

Tiga dari lima gol Arema dicetak oleh Cristian Gonzales. Dua lainnya berasal dari Hanif Sjahbandi dan bunuh diri Michael Orah. PBFC cuma membalas lewat Firly Apriansyah.

Buat Gonzales, tambahan trigol mengokohkan dirinya sebagai top scorer turnamen dengan koleksi total 11 lesakan. Dia pun diganjar Rp 100 juta sebagai hadiah.

Terkait performa Gonzales, Aji mengakui capaian pemainnya di luar dugaan. Sebab, kemenangan telak dan trigol dari seorang pemain pada partai final tidaklah lazim terjadi.

"Gonzales tampil luar biasa selama turnamen Dia menjadi top scorer dengan sebelas gol. Sangat jarang sekali seorang striker bisa mencetak hat-trick di final," ucap Aji setelah pertandingan.

Baca: Piala Presiden, Anak Terpintar di Hadapan Jokowi dan Luis Milla

Kiprah striker berjulukan El Loco yang sudah berusia 40 tahun sekaligus mengonfirmasi bahwa keputusan Arema terus menggunakan jasanya sudah tepat.

Padahal, ada aturan yang menyatakan bahwa setiap klub hanya boleh menggunakan dua pemain berusia di atas 35 tahun pada Piala Presiden.

"Saya menyampaikan ke El Loco bahwa dirinya tetaplah pemain andalan di lini depan, terbukti di turnamen ini," ucap Aji.

Selain Gonzales, Adam Alis juga mengharumkan nama Arema dengan terpilih sebagai Pemain Terbaik. 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Anju Christian
Editor : Jalu Wisnu Wirajati
TAG: