Luis Milla Sudah Temukan Kerangka Tim - Kompas.com

Luis Milla Sudah Temukan Kerangka Tim

Anju Christian
Kompas.com - 01/03/2017, 20:15 WIB
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suasana seleksi timnas U-22 Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Banten, Rabu (22/2/2017). Sebanyak 25 pemian sepak bola mengikuti seleksi pertama Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2017.

TANGERANG, KOMPAS.com - Asisten pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-22, Bima Sakti, menyatakan bahwa kerangka timnya mulai terbentuk. Luis Milla selaku pelatih kepala pun disebut puas dengan performa pemain-pemain seleksi.

 

Sesi seleksi Indonesia U-22 sudah memasuki tahap kedua dan berlangsung dari 28 Februari sampai 2 Maret 2017. Sebelumnya, gelombang pertama berlangsung pada rentang 21-23 Februari lalu.

Sejauh ini, Luis Milla telah memanggil 36 pemain. Sepuluh muka baru masuk daftar seleksi pada tahap kedua.

"Pelatih Milla sudah mempunyai bayangan di semua posisi. Jadi, kami sudah memiliki kerangka tim dari dua seleksi ini," tutur Bima kepada wartawan, Rabu (1/3/2017).

"Pelatih kiper Eduardo (Perez) juga puas dengan para kiper seleksi. Mereka juga sempat mejalani latihan lagi kemarin sore," kata legenda hidup sepak bola Indonesia itu.

Sementara itu, Bima berharap bahwa seleksi tahap ketiga bisa diisi oleh pemain-pemain keturunan Indonesia yang berkiprah di luar negeri. Adapun seleksi tahap akhir tersebut bakal berlangsung dari 7 Maret sampai 9 Maret 2017.

"Mudah-mudahan para pemain keturunan Indonesia di luar negeri bisa bergabung pada seleksi ketiga. Intinya, mereka harus lebih baik daripada yang ada," kata dia.

Tercatat, sebanyak 12 nama pemain keturunan Indonesia yang berkiprah di luar negeri sudah dipanggil untuk mengikuti seleksi tahap ketiga.

Khusus untuk Ezra Walian, pemain Jong Ajax itu rencananya bakal dinaturalisasi dan disumpah sebagai warga Indonesia pada akhir Maret 2017.

Kemungkinan, sang pemain akan diturunkan pada laga uji coba Indonesia U-22 di periode tersebut. (Segaf Abdullah)

PenulisAnju Christian
EditorAnju Christian
SumberJUARA,
Komentar

Close Ads X