Rabu, 29 Maret 2017

Bola / Liga Indonesia

Stefano Lilipaly Belajar Bahasa Indonesia

Juara Zulham Zamrun dan Stefano Lilipaly mengibarkan Bendera Merah Putih usai Indonesia memastikan lolos ke semifinal di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (7/12/2016) malam. Indonesia berhasil melangkah ke final Piala AFF 2016 dengan agregat 4-3.

KOMPAS.com - Gelandang SC Cambuur asal Indonesia, Stefano Lilipaly, mengaku mulai belajar bahasa Indonesia dari istrinya, Carmen Rowena.

Saat membela tim nasional (timnas) pada Piala AFF 2016, pemain berusia 27 tahun itu sebenarnya cuma bisa menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan pemain lain.

Hanya saja, ada perbedaan dari dua unggahan terakhir Lilipaly di Instagram. Dia menuliskan teks dengan bahasa Indonesia.

Diakui Lilipaly, hal itu merupakan hasil pembelajaran dirinya dari Carmen, yang memiliki darah Maluku.

"Saya masih coba belajar. Saya membeli beberapa buku dan dibantu Carmen yang bisa berbicara bahasa Indonesia," tutur Lilipaly kepada Kompas.com.

"Selain itu, beberapa orang juga membantu saya dalam koreksi pelafalan," ucap dia.

Salah satu unggahan berbahasa Lilipaly dirilis setelah Cambuur menang 4-0 atas tamunya MW Maastricht dalam pertandingan lanjutan Eerste Divisie, Jumat (24/2/2017).

Dalam pertandingan itu, Lilipaly masuk sebagai pengganti Sander ven de Streek dan menyumbangkan satu gol.

AZ Alkmaar menjadi lawan berikutnya untuk Cambuur pada partai semifinal Piala Belanda di Stadion AFAS, Kamis (2/3/2017).

Apabila mengalahkan AZ, Lilipaly dan kawan-kawan bakal mengukir sejarah dengan menembus partai puncak untuk kali pertama.

"Semoga, kami bisa menembus final," ujar Lilipaly.

Buat Lilipaly, partai kontra AZ bisa menjadi ajang untuk membayarkan kegagalan pada Piala Belanda edisi 2015-2016. Musim lalu, Lilipaly yang masih membela Telstar, terhenti di babak ketiga akibat kekalahan 0-1 dari AZ.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Anju Christian
Editor : Anju Christian
TAG: