Selasa, 28 Februari 2017

Bola / Liga Indonesia

Fredy Mulli Minta Maaf PSS Gagal Kalahkan Persegres

Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma Pelatih PSS Sleman, Fredy Mulli dan pemain PSS Sleman Jodi Kustiawan saat jumpa pers usai laga melawan Persegres Gresik

SLEMAN, KOMPAS.com - Pelatih PSS Sleman, Fredy Mulli, meminta maaf karena pada laga pamungkas penyisihan Grup A Piala Presiden 2017, mereka tak mampu menang melawan Persegres Gresik United.

Meskipun demikian, dia mengakui bahwa anak asuhnya sudah bermain maksimal untuk memenangkan pertandingan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/2/2017).

"Saya meminta maaf karena tidak bisa meraih poin penuh dalam laga ini," ujar Fredy usai pertandingan.

"Pemain-pemain sudah berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan pertandingan. Tetapi ya itulah, saya bilang sepak bola susah untuk ditebak," tambahnya.

Menurutnya, dalam laga melawan Persegres, PSS mempunyai beberapa peluang. Dia mencatat setidaknya ada dua peluang di depan gawang yang harusnya bisa menjadi gol tetapi gagal dimanfaatkan.

"Seharusnya bisa dua gol. Tetapi belum dikasih untuk kemenangan," tandasnya.

Fredy mengaku bangga sebab PSS dalam turnamen ini berada di Grub A bersama tim-tim kasta tertinggi Liga Indonesia. Namun demikian, selama turnamen PSS tidak terkalahkan.

"Kami belum pernah kalah, walaupun mereka memiliki poin lebih. Tetapi mereka pernah kalah," bebernya.

Sementara itu pemain PSS Jodi Kustiawan mengatakan bahwa para pemain sudah berjuang keras untuk meraih kemenangan. Namun hasil akhir harus berkesudahan 0-0.

"Pemain sudah bekerja keras, berjuang maksimal untuk meraih kemenangan," urainya.

Jodi mengaku bangga, sebab PSS merupakan tim yang tidak menggunakan pemain asing dalam turnamen pra-musim ini. Meskipun demikian, PSS mampu bersaing dengan tim-tim yang notabennya berada di kasta tertinggi Liga Indonesia.


Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Aloysius Gonsaga AE
TAG: