Selasa, 28 Februari 2017

Bola / Liga Spanyol

Friksi antara Ibrahimovic dan Messi

JOSEP LAGO/AFP Zlatan Ibrahimovic (kiri) dan Lionel Messi menjalani sesi latihan bersama Barcelona, 27 April 2010.

KOMPAS.com - Zlatan Ibrahimovic ternyata sempat terlibat friksi dengan Lionel Messi di Barcelona. Demikian klaim Marc Ingla yang sempat menjadi wakil presiden tim berjulukan La Blaugrana.

Hanya satu musim dihabiskan Ibrahimovic di Barcelona, yaitu pada 2009-2010. Dalam kurun itu, rapor dia tidak tergolong buruk dengan mencetak 22 gol dan 14 assist dari 47 partai.

Ketajaman Ibrahimovic tidak lantas membuat posisinya aman. Dia dianggap memiliki ketidakcocokan dengan Messi, yang menjadi sumber gol utama Barcelona.

"Ibrahimovic adalah sosok buas, seperti mesin. Namun, dia berada di sebelah mesin lainnya yang berukuran lebih kecil," tutur Ingla.

"Messi membutuhkan lebih banyak ruang. Adapun Ibrahimovic bergerak terlalu statis sehingga memakan lebih anyak area. Ada sedikit friksi di antara keduanya," ucap sosok yang kini bekerja untuk Lille itu.

Kurang padunya kedua bintang mendorong Josep Guardiola selaku pelatih saat itu, mencari opsi lain. Dia menggeser Messi ke pos penyerang tengah yang sebelumnya ditempati Ibrahimovic. Adapun sisi kanan yang ditinggalkan Messi, menjadi milik Pedro Rodriguez.

Pola itu membuat Ibrahimovic tersingkir ke bangku cadangan dalam dua partai terakhirnya di liga. Hingga akhirnya, manajemen melego pemain asal Swedia itu pada musim panas 2010.

Kepindahan Ibrahimovic menjadi berkah untuk AC Milan. Selama dua musim di sana, sang pemain menyumbangkan satu gelar scudetto.

Kemudian, setelah memberikan lima titel juara Ligue 1 untuk Paris Saint-Germain, Ibrahimovic kini mencoba peruntungan untuk mengakhiri puasa gelar Manchester United.


Penulis: Anju Christian
Editor : Anju Christian
Sumber: Transfermarkt, TeleFoot,
TAG: