"Kalau Memang Butuh, Ezra Walian Bisa Bela Timnas Indonesia" - Kompas.com

"Kalau Memang Butuh, Ezra Walian Bisa Bela Timnas Indonesia"

Ferril Dennys
Kompas.com - 10/02/2017, 14:51 WIB
Instagram @ezrawalian Pemain muda Ajax Amsterdam keturunan Indonesia, Ezra Walian, mengibarkan bendera Merah Putih dan diunggah ke Instagram pribadinya, Sabtu (3/12/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisten pelatih tim nasional Indonesia U-22, Bima Sakti, mengatakan Ezra Walian belum tentu masuk timnas meskipun penyerang Jong Ajax tersebut menjadi warga negara Indonesia.  Bima merupakan asisten pelatih yang disiapkan untuk SEA Games 2017 Malaysia dan Asian Games 2018. 

"Kami masih akan lihat dahulu. Kalau memang butuh, dia bisa membela timnas," ujar Bima di Kantor PSSI, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat (10/2/2017)

Ia mengatakan bahwa pelatih kepala timnas Luis Milla menerapkan aturan yang adil bagi semua pemain baik asli Indonesia maupun naturalisasi.

Milla, tutur Bima, hanya akan memanggil pesepak bola sesuai dengan standar kemampuan yang sudah ditetapkan.

"Milla ingin pemain yang punya kecepatan, visi bermain, dan kecerdasan. Harus pintar, bisa menentukan kapan mengoper, menggiring, atau menembak ke gawang. Dia tidak mementingkan postur," tutur Bima.

Ezra merupakan penyerang yang kini bermain untuk Ajax Amsterdam U-21 di Liga Belanda kasta kedua, Eerste Divisie. Pemuda berusia 19 tahun ini berdarah Indonesia dari sang ayah, Glenn Walian, yang berasal dari Manado. Dia juga memiliki kewarganegaraan Belanda, sama dengan mendiang ibunya.

Naturalisasi Ezra diusulkan oleh PSSI sebelum mengikat Luis Milla sebagai pelatih. Saat ini, proses WNI Ezra masih berlangsung.

Karier Ezra di Belanda bisa dikatakan cemerlang. Dia sudah pernah membela tim nasional Belanda di empat kelompok umur yaitu U-15, U-16, U-17, dan U-18.

Pada tahun 2013, dia mencuri perhatian setelah mencetak lima gol untuk tim Belanda U-17 ketika berlaga di Kualifikasi Piala Eropa U-17 2014 melawan San Marino dan membantu kemenangan timnya dengan skor 12-0.

Luis Milla bukanlah sosok antipemain naturalisasi. Pria yang pernah bermain untuk Barcelona dan Spanyol itu menuturkan bahwa sangat mungkin akan ada naturalisasi jika memang diperlukan.

"Namun, pemain itu harus punya hubungan dengan Indonesia dan memiliki ikatan emosional," tutur Milla. 

Adapun seleksi pertama tim nasional U-22 diadakan pada tanggal 22 hingga 24 Februari 2017. Seleksi kedua digelar seminggu setelahnya, disusul penyaringan ketiga beberapa minggu kemudian sebelum akhirnya tampil di SEA Games 2017.

"Di seleksi ketiga ini mungkin kita bisa melihat kualitas pemain naturalisasi," kata asisten Bima Sakti.


PenulisFerril Dennys
EditorFerril Dennys
SumberANTARA
Komentar

Terkini Lainnya

Hasil Lengkap Liga Champions, 18 Oktober 2017

Hasil Lengkap Liga Champions, 18 Oktober 2017

Liga Champions
Hasil Liga Champions, AS Roma Imbang di Kandang Chelsea

Hasil Liga Champions, AS Roma Imbang di Kandang Chelsea

Liga Champions
Hasil Liga Champions, Manchester United Menang berkat Gol Rashford

Hasil Liga Champions, Manchester United Menang berkat Gol Rashford

Liga Champions
Hasil Liga Champions, Trio Macan Menangkan PSG

Hasil Liga Champions, Trio Macan Menangkan PSG

Liga Champions
Hasil Liga Champions, Kartu Merah Warnai Kemenangan Barcelona

Hasil Liga Champions, Kartu Merah Warnai Kemenangan Barcelona

Liga Champions
Hasil Liga Champions, Juventus Menang Tipis di Kandang

Hasil Liga Champions, Juventus Menang Tipis di Kandang

Liga Indonesia
Semen Padang Intai Pemain Belakang Mitra Kukar

Semen Padang Intai Pemain Belakang Mitra Kukar

Liga Indonesia
Kayamba Ingatkan Lini Belakang Sriwijaya FC Waspadai Gonzales

Kayamba Ingatkan Lini Belakang Sriwijaya FC Waspadai Gonzales

Liga Indonesia
Menang 5-3 atas Persegres, Perseru Ancam Semen Padang

Menang 5-3 atas Persegres, Perseru Ancam Semen Padang

Liga Indonesia
Persipura Menang, Bali United dan PSM Diharapkan Terpeleset

Persipura Menang, Bali United dan PSM Diharapkan Terpeleset

Liga Indonesia
Mitra Kukar Incar Satu Poin di Padang untuk Lolos dari Degradasi

Mitra Kukar Incar Satu Poin di Padang untuk Lolos dari Degradasi

Liga Indonesia
Yongki Aribowo Sedih Persik Kediri Degradasi

Yongki Aribowo Sedih Persik Kediri Degradasi

Liga Indonesia
Gantikan Essien, Zola Siap Emban Tugas di Lini Tengah Persib

Gantikan Essien, Zola Siap Emban Tugas di Lini Tengah Persib

Liga Indonesia
Berawal dari Wawancara, Bek PSG Ini Jadikan Sang Reporter Istri

Berawal dari Wawancara, Bek PSG Ini Jadikan Sang Reporter Istri

Corner
Madura United Bakal Manfaatkan Inkonsistensi Persib

Madura United Bakal Manfaatkan Inkonsistensi Persib

Liga Indonesia

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM