Rabu, 29 Maret 2017

Bola / Liga Indonesia

Bonus Timnas Piala AFF 2016 Sudah Terdistribusi

Twitter @jokowi Presiden Joko Widodo dan skuad timnas Indonesia makan siang bersama di Istana, Senin (19/12/2016).

Berita Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menuntaskan pembayaran bonus bagi skuad tim nasional Indonesia yang bertanding di Piala AFF 2016.

Pada ajang Piala AFF 2016 lalu, timnas berhasil melangkah ke partai puncak sebelum kalah 2-3 secara agregat dari Thailand. Namun, perjuangan Boaz Solossa dkk pada ajang tersebut mendapat apresiasi, termasuk dari Presiden Joko Widodo.

Sehari setelah mendarat di Tanah Air, pasukan Alfred Riedl dijamu Presiden di Istana Negara, Senin (19/12/2016). Mereka diundang oleh Jokowi untuk beramah tamah dan makan siang bersama.

Pada kesempatan itu, Jokowi memberi kejutan dengan memberikan bonus masing-masing pemain sebesar Rp 200 juta dan Rp 150 juta untuk ofisial atau jajaran pelatih. Bahkan, bonus tersebut langsung cair beberapa saat kemudian.

Hanya, pada teknisnya ada beberapa pemain dan ofisial tertunda pembayarannya karena belum memiliki rekening pribadi. Dalam perjalanannya, semua bisa dituntaskan dengan cepat termasuk pembuatan rekening untuk pelatih Alfred Riedl yang berkebangsaan Austria.

"Alhamdulillah, bonus ke Alfred Riedl (pelatih timnas) sudah dikirim. Tuntas sudah soal bonus," kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto melalui keterangan singkat yang diterima media di Jakarta, Selasa (27/12/2016), seperti dilansir dari Antara.

PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia juga berperan dalam melengkapi persyaratan administrasi untuk pencairan bonus bagi pemain maupun ofisial timnas. Adanya kerja sama antara pemerintah dan PSSI itu membuat semuanya bisa dituntaskan.

"Setelah rekening ada, kami melalui staf biro keuangan Kemenpora mentransfer bonus Piala AFF untuk Alfred Riedl. Jadi, semuanya sudah tuntas," kata Gatot yang juga menjabat sebagai Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Jalu Wisnu Wirajati
TAG: