Rabu, 29 Maret 2017

Bola / Internasional

Cristiano Ronaldo Jadi Motivator di Tepi Lapangan

FRANCK FIFE/AFP Fernando Santos dan Cristiano Ronaldo menyemangati para pemain Portugal dari tepi lapangan pada final Piala Eropa 2016, Minggu (10/7/2016).

SAINT-DENNIS, KOMPAS.com - Cristiano Ronaldo seolah berubah fungsi pada laga final Piala Eropa 2016. Kapten tim nasional Portugal itu berperan sebagai motivator dari tepi lapangan ketika tak lagi bermain di lapangan hijau. 

Ronaldo hanya tampil selama 24 menit bagi Portugal di final Piala Eropa 2016 menghadapi Perancis di Stade de France, Minggu (10/7/2016). Namun, peran kapten berusia 31 tahun itu bagi tim sangat besar.

Portugal berhasil menjadi juara setelah menaklukkan Prancis dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu. Gol semata wayang Eder pada menit ke-109 membuat Seleccao - julukan Portugal - sukses menorehkan sejarah baru di gelaran Piala Eropa.

Ronaldo hanya tampil 24 menit karena mengalami cedera setelah berebut bola dengan Dimitri Payet. Pemain Real Madrid itu dibopong meninggalkan lapangan dengan menggunakan tandu sambil menitikkan air mata.

Meski gagal merumput lagi, Ronaldo tidak lantas berdiam diri dengan membantu pelatih Fernando Santos membangkitkan semangat tim.

Bek Portugal, Cedric Soares, pun mengungkapkan apa yang dilontarkan CR7 di ruang ganti saat jeda.

"Pada jeda babak pertama, Cristiano mengucapkan kata-kata fantastis kepada kami. Dia menyuntikkan rasa kepercayaan diri dengan berkata: 'Dengar semua, saya yakin kita akan menang. Jadi, bersatulah dan berjuang untuk meraihnya'," ucap Cedric kepada ESPN.

Kompas TV Menang 1-0, Portugal Juarai Perancis 2016


"Hal itu sangat luar biasa. Saya pikir semua pemain memiliki sikap fantastis dan kami mampu menunjukkan bahwa kami adalah tim yang jauh lebih kuat," tuturnya mengisahkan.

Sepanjang babak kedua dan perpanjangan waktu, Ronaldo seolah berperan sebagai asisten pelatih Santos. Ia ikut memberikan instruksi, sekaligus terus menerus memberi motivasi kepada rekan-rekannya.

"Sikapnya sangat luar biasa, Ia selalu membantu serta memiliki banyak kata-kata motivasi bagi rekan-rekannya. Ia selalu memiliki kata-kata yang bagus untuk para pemain pada setiap momen di dalam pertandingan," ujar Cedric.

Tangis Ronaldo yang didapat pada menit ke-24 pun berubah menjadi air mata bahagia pada pengujung laga. Trofi Henri Delaunay menjadi gelar internasional pertamanya bersama tim nasional Portugal. (Verdi Hendrawan) 

 

 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Sumber: JUARA,