Rabu, 29 Maret 2017

Bola / Internasional

Argentina Kembali Gagal Juara, Tata Martino Tak Ingin Mundur

NELSON ALMEIDA/AFP Pelatih tim nasional Argentina, Gerardo Martino

EAST RUTHERFORD, KOMPAS.com — Pelatih timnas Argentina, Gerardo "Tata" Martino, mengaku bahwa kegagalan Argentina pada laga final Copa America Centenario 2016 melawan Cile, Senin (27/6/2016) WIB, tak akan membuatnya mundur dari posisi nakhoda Tim Tango, julukan Argentina.

Argentina kembali menelan kekalahan di tiga final turnamen bergengsi secara beruntun setelah tumbang dalam adu penalti melawan Cile.

Pertandingan tersebut adalah kekalahan ketiga beruntun Tim Tango di partai pamungkas turnamen bergengsi setelah Copa America 2015 dan Piala Dunia 2014.

Selain itu, duel ini pun merupakan kegagalan ketujuh Argentina di partai puncak turnamen dalam 23 tahun terakhir.

"Sulit menjelaskan apa yang terjadi. Ada beberapa situasi yang tak bisa dijelaskan dalam sepak bola," ujar Martino kepada La Nacion.

Martino yakin Lionel Messi cs seharusnya bisa mendulang gol dalam waktu normal.

"Argentina seharusnya memenangi laga ini dalam 90 menit. Namun, para pemain telah bermain bagus untuk lolos ke final dan harus bisa move on. Sekarang semua terasa berat dan sulit, tetapi setiap atlet bagus pasti akan bangkit," tuturnya lagi.

Ia pun mengusung semangat sama dan belum ingin pergi meninggalkan posisinya sebagai pelatih.

Martino juga berbicara tentang kondisi Federasi Sepak Bola Argentina, AFA, yang tengah karut-marut setelah diambil alih oleh FIFA.

"Situasi seperti ini sering terjadi di sepak bola. Saya tak punya alasan untuk tak mencoba terus. Perihal krisis yang tengah melanda, saya tak akan berkomentar banyak karena ini situasi sama yang telah terjadi dalam enam bulan terakhir," ujar Martino.

"Hasil ini tak akan mengubah pandangan terhadap apa pun," ujarnya.

Juara Gol-gol Akrobatik Terbaik di Ligue 1 2015-2016



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Eris Eka Jaya
Editor : Eris Eka Jaya
Sumber: JUARA,