Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video: Meriahnya Berlin Saat Final Liga Champions

Kompas.com - 22/06/2015, 18:06 WIB
Ferril Dennys

Penulis


KOMPAS.com — Final Liga Champions 2015 yang mempertemukan Barcelona kontra Juventus di Olympiastadion, Berlin, pada 6 Juni lalu, menyuguhkan pertandingan spektakuler.

Reporter Kompas.com, Ferril Dennys, berkesempatan menyaksikan laga akbar itu bersama Tim Greenfolks yang terdiri dari Kemal Vivaveni, Budi Iskandar, Andra Friandana, dan Adityawarman Arioseno, pemenang kompetisi program nonton bareng bertajuk "Heineken Champion The Match" pada babak perempat final Liga Champions lalu.  
 
Sebelum "menyantap" kemeriahan final Liga Champions, kami dimanjakan dengan berwisata. Saat menginjakkan kaki di Berlin, kami mulai merasakan atmosfer final saat mengunjungi UEFA Champions Festival di area Brandenburg Gate, landmark Kota Berlin.   

Di Champions Festival, ragam permainan disediakan oleh para sponsor. Area yang paling difavoritkan adalah sebuah lapangan sepak bola dengan rumput sintestis terhampar persis di depan Brandenburg Gate.

Lokasi ini disebut jadi tempat favorit karena pengunjung bisa bersantai dengan tidur di atas bantal besar atau duduk di atas sofa empuk sambil menyaksikan cuplikan laga final sepanjang sejarah Liga Champions atau gol-gol terbaik melalui layar lebar.

Kami juga berkunjung ke tempat-tempat bersejarah, di antaranya tembok Berlin, Checkpoin Charlie, serta mengelilingi Berlin menggunakan perahu dan Trabi. Trabi merupakan sedan tua peninggalan Jerman Timur.

Puncaknya, kami "mendarat" di Olympiastadion untuk menyaksikan laga final. Kami menjadi saksi di balik keberhasilan Barcelona menjuarai Liga Champions setelah sukses menekuk Juventus 3-1.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com