Kamis, 30 Oktober 2014

Bola / Liga Indonesia

Timnas U-19 Bidik Piala Asia 2014 di Myanmar

Selasa, 24 September 2013 | 11:01 WIB
SURYA/ERFAN HAZRANSYAH Timnas Indonesia U-19.


KOMPAS.com
 — Setelah merebut trofi Piala AFF U-19, Evan Dimas dkk kini melirik satu tempat ke putaran final Piala Asia di Myanmar, tahun depan.

Saat ini, seluruh staf dan pemain mendapat waktu libur empat hari mulai 28 September. Tim kemudian akan berkumpul kembali dan memulai latihan untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia U-19 2014 di Sidoarjo.

Indonesia berada di grup G bersama Laos, Filipina, dan Korea Selatan, juara bertahan sekaligus pemegang rekor 12 kali juara. Guam yang sebelumnya menempati grup G menarik diri.

Masing-masing juara grup, lima dari zona Barat dan empat dari wilayah timur, serta enam tim peringkat terbaik, otomatis lolos ke putaran final Oktober 2014. Ditambah tuan rumah Myanmar, akan ada 16 tim yang berlaga di putaran final Piala Asia U-19.

"Dari sekarang kami tim pelatih sudah berpikir bagaimana mengatasi Korea Selatan. Sekarang biar pemain menikmati momen ini. Setelah 22 tahun tidak juara, akhirnya Indonesia bisa berprestasi. Gelar ini milik bangsa Indonesia," kata Indra Sjafri, pelatih Timnas U-19, Senin (23/9/2013) sore.

Menurut Indra, di atas kertas timnya sanggup mengalahkan Laos dan Filipina. Menyoal komposisi pemain, Indra tidak akan menggunakan pemain baru. Ia mempertahankan skuad juara ditambah 11 pemain yang sempat mengikuti pelatnas di Sidoarjo.

Timnas Indonesia U-19 akan didukung 11 orang ofisial sebagai berikut:

1. Indra Sjafri - Pelatih kepala, 2 Februari 1963
2. Nursaelan - Pelatih fisik, 13 November 1964
3. Eko Purjianto - Asisten pelatih, 1 Februari 1976
4. Jarot Supriadi - Pelatih penjaga gawang, 22 Agustus 1964
5. Guntur Cahyo Utomo - Pelatih mental, 19 September 1980
6. Alfan Nur Asyhar - Dokter tim, 17 September 1982
7. Aditya Prameswara Ardhi - Fisioterapis, 5 Mei 1983
8. Randy Nindito Boboy - Administrator, 29 Mei 1983
9. Muhni - Perlengkapan, 13 Februari 1985
10. Ade Ali - Perlengkapan, 30 Juni 1980
11. Ruddy William Keeltjes - Penasihat Teknik, 23 Desember 1953


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Tri Wahono
Sumber: Tribunnews.com